Musim Hujan Tiba, Petani Selada Air di Batu Ketir – Ketir

KOTA BATU – Musim hujan tiba, petani sayur di Kota Batu ketar – ketir. Bukan tanpa sebab, salah satu jenis sayur ‘Selada Air’ pasalnya harus mendapatkan pengairan yang bersih.

Sedangkan dimusim hujan, aliran irigasi menuju area persawahan menyebabkan pengairan menjadi keruh. Seperti yang terlihat di area persawahan Jl Metro Kelurahan Sisir Kecamatan Batu. Beberapa area yang ditanami Selada Air ini terlihat keruh, bahkan ada juga yang sudah terlihat menguning.

“Ya kalau airnya kotor, jadi jelek hasil panennya. Banyak yang rusak, cepat mati,” ungkap salah satu petani sayur, Kasiyani.

Bahkan, hal itu cukup mempengaruhi hasil panennya. Jika saat musim kemarau, petani ‘Selada Air’ bisa menghasilkan 30 ribu ikat sayur. Sedangkan dimusim penghujan, wanita yang berusia 57 tahun tersebut menjelaskan hasil panen menurun hingga setengahnya.

“Lumayan turun drastis, biasanya bisa 30 ribu ikat kalau musim penghujan paling setengahnya saja. Tapi, ya mau gimana sudah resiko menjadi petani sayur,” tandasnya.



Pewarta: Arifina
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Arifina