Museum Angkut Miliki Mobil Fast n Furious

Mobil jenis Chevrolet Chevelle SS 8200 cc ini menjadi koleksi terbaru Museum Angkut.

KOTA BATU – Deru suara mesin itu sangat menakutkan saat Glenn Sumendap, salah satu pembalap rally nasional, sedang menginjak pedal gas. Seperti mobil dengan kapasitas cylinder (cc) yang besar.

Suaranya begitu keras. Mobil itu pun seolah tidak sabar dipacu berlari kencang. Bentuknya kekar, tidak salah jika selama ini dijuluki American Muscle (otot Amerika). Mobil ini dibalut dengan warga oranye, bergaris putih dari kap mesin hingga ke belakang.

Yang menambah mobil itu tampak gagah dan ”ganteng”, mengingatkan kita saat sedang nonton film Fast & Furious, dan mobil itu ditunggangi Vin Diesel atau dalam film itu sebagai Dominic Toretto. Ya, memang tidak salah lagi. Sebab, mobil itu adalah seri yang sama yang digunakan aktor ternama Amerika tersebut. Jika dulu hanya bisa membayangkannya, sekarang ini mobil Chevrolet Chevelle SS 8200 cc, 450 tenaga kuda, dan torsi 745 Nm, itu bisa dilihat langsung di Museum Angkut, Kota Batu.

Kemarin, tunggangan Vin Diesel itu dijajal Glenn Sumendap dari Museum Angkut ke Jalan Sultan Agung. Glenn mengaku puas bisa menjajal mobil yang sekarang ini hanya ada enam unit di dunia itu. Sesekali dia juga menginjak pedal gas lebih dalam untuk menguji kecepatan American Muscle itu. Chevrolet Chevelle itu tidak datang sendiri. Namun, bersama 15 mobil lainnya.

Operation Manager Museum Angkut Endang A. Shobirin menjelaskan, hari ini (kemarin) ada 16 seri mobil dari Amerika yang didatangkan. ”Ini kami lakukan untuk melengkapi history of transportation di sini,” kata dia.

Semua mobil itu memang sangat istimewa. Sebab, semuanya berkelas dunia. Untuk memburunya pun tidaklah mudah. Salah satunya adalah Chevrolet Chevelle itu. Sebab, di dunia sekarang ini hanya ada 6 unit. ”Ada di Amerika, beberapa di Eropa, dan satunya di sini,” kata dia.

Mobil tersebut, dia melanjutkan, memang seri yang sama yang dipakai dalam film Fast & Furious 4, yang digunakan Dominic Toretto.

”Kami dapat semua ini kebanyakan dari kolektor juga,” kata dia. Mengenai harga, mobil keluaran tahun 1950-an itu, pasarannya bisa mencapai Rp 2 miliar. Apalagi mobil ini masih orisinal, hanya sudah dimodifikasi.

”Kalau mobil yang lain, harganya kisaran Rp 300 juta–Rp 400 jutaan mungkin,” terang dia.

Mengenai kondisi, mobil tersebut semuanya bisa jalan. Seperti kemarin yang dikenalkan pada pengunjung dengan test drive. ”Kami ingin kenalkan, mobil yang dimiliki Museum Angkut itu tidak museum banget. Artinya, mobil ini betul-betul masih bisa jalan, layak dinaiki, vintage,” terang dia.

Untuk mendatangkannya, 16 mobil itu harus menempuh perjalanan laut dan dimasukkan ke dalam kontainer selama 48 hari. Dengan tambahan koleksi ini, artinya dari 215 koleksi mobil menjadi bertambah 16 unit.

”Kami masih ingin memburu lagi, kalau sekarang ini mobil Amerika, nanti mobil dari Eropa,” terang dia.
Glenn Sumendap menambahkan, Chevrolet Chevelle ini memang sangat istimewa.

”Mobil ini masih asli, tapi sudah dimodifikasi, dan modifikasinya bener,” kata dia.

Glenn melanjutkan, jadi, saat dinaiki seperti ingin melompat saja. ”Sayangnya, tadi (kemarin) tidak bisa sampai top speed, ya bagaimana karena jalanannya macet. Tapi puaslah, mobilnya juga enak dikendarai,” tandas Glenn.

Pewarta: Aris Dwi
Penyunting: Abdul Muntholib
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Rubianto