Mural Golput Kotori Pemandangan di Depan Balai Kota Among Tani Batu

Mural di seberang balai kota Among Tani Batu tak sedap dipandang

KOTA BATU – Ada penampakan berbeda ketika melintasi kawasan Balai Kota Among Tani di Jl Panglima Sudirman, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu akhir – akhir ini. Ya, tepat di depan area itu terdapat coretan mural yang tidak sedap dipandang.

Mural itu bertuliskan ‘MUSAMPAH GOLPUT’ yang ditulis menggunakan cat putih di tembok bangunan depan Balai Kota Among Tani. Sayangnya masih belum diketahui apakah tulisan tersebut mengindikasikan ajakan kepada masyarakat untuk tidak mengikuti pesta demokrasi pada tanggal 17 April mendatang.

Mengingat kejadian ini cukup berdekatan dengan pelaksanaan Pemilu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu, Abdur Rochman menanggapi dengan cepat. Meski belum mengindikasikan ke ranah citra diri peserta Pemilu 2019, namun perbuatan itu dianggap tidak elok.

“Bukan, itu bukan ujaran apapun. Tapi tidak elok memang di saat tahun politik seperti ini ada hal – hal seperti itu. Terlebih saat ini masuk dalam masa kampanye politik,” ujarnya.

Pihaknya menghimbau kepada semua peserta Pemilu 2019 untuk saling mengjormati pesta demokrasi. Sehingga pelaksanaanya nanti bisa berlangsung dengan fair, tanpa ada gangguan ketertiban yang menyulut masyarakat bertindak anti demokrasi.

“Kami minta kepada semua pihak untuk menahan diri dalam mengekspresikan sesuatu yang berkaitan dengan politik. Mari kita jaga dan hormati pesta demokrasi ini agar berjalan dengan fair tanpa adanya gangguan,” pungkasnya.

Pewarta: Arifina
Penyunting : Kholid Amrullah
Foto: Arifina