Mundurnya Yudi Latif Perlu Dijadikan Contoh Pejabat Lain

Yudi Latif

RADAR MALANG ONLINE – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif mendadak mengundurkan diri dari jabatannya. Padahal dia baru manjabat selama satu tahun.

Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Muzani mengatakan apa yang dilakukan oleh Yudi Latif memberikan tradisi baru di pemerintahan Indonesia. Meskipun apa yang dilakukannya masih diperdebatkan.

“Jadi Yudi sudah mengambil tindakan sportif dan menunjukan tindakan baru di birokrasi pejabat publik kita,” ujar Muzani saat dikonfirmasi, Sabtu (9/6).

Menurut Wakil Ketua MPR ini, apa yang dilakukan Yudi perlu dicontoh pejabat publik lainnya. Apabila dirasa gagal, jalan terbaik adalah mengundurkan diri.



“Saya kira budaya ini harus dilanggengkan sebagai cara kita menanggapi respons-respons publik selama ini,” katanya.

Mengenai adanya desakan supaya BPIP dievaluasi. Muzani mengaku yang perlu dievaluasi adalah pembagian wilayah penanganannya. Pasalnya MPR juga melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan, yang terdiri dari NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Jadi yang dievaluasi pembagian wilayah antara yang ditangani oleh MPR dan BPIP,” ungkapnya.

Sebelumnya, Yudi Latif mengundurkan diri sebagai Kepala BPIP melalui pesan perpisahan yang beredar di media sosial. “Saya mohon pamit. Segala yang lenyap adalah kebutuhan bagi yang lain, (itu sebabnya kita bergiliran lahir dan mati). seperti gelembung-gelembung di laut berasal, mereka muncul, kemudian pecah, dan kepada laut mereka kembali,” tulis Yudi lewat akun facebook Yudi Latif Dua.

Yudi bercerita tentang awal pembentukan badan itu yang dimulai dari Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Kemudian bertransformasi jadi BPIP per Februari 2018.

“Saya merasa, perlu ada pemimpin-pemimpin baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Harus ada daun-daun yang gugur demi memberi kesempatan bagi tunas-tunas baru untuk bangkit. Sekarang, manakala proses transisi kelembagaan menuju BPIP hampir tuntas, adalah momen yang tepat untuk penyegaran kepemimpinan,” ujar Yudi.

Kepala BPIP merupakan pelaksana sehari-hari. Dia di bawah Dewan Pengarah BPIP yang diketuai Megawati Soekarnoputri. Duduk sebagai Anggota Dewan Pengarah BPIP yaitu Mahfud MD, Ketua MUI Maruf f Amin, Ketum PBNU Aqil Siroj, hingga Sudhamek.

(gwn/JPC)