Muktamar PKB di Bali: Muhaimin Iskandar Ketum Lagi, Siapa Kandidat Sekjen?

Bu Mega dan Prabowo Besok Bertemu, Cak Imin Beri Respons Begini - JPNN.COM

jpnn.com, NUSA DUA – Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 2019 yang berlangsung di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, 20-22 Agustus kembali menetapkan Abdul Muhaimin Iskandar sebagai ketua umum PKB periode 2019-2024.

Muhaimin sapaan Gus AMI terpilih secara aklamasi dan ditetapkan dalam Sidang Pleno ke-4 yang dipimpin Ida Fauziah dan Saifullah Maksum, Rabu (21/8) dini hari.

Pantauan JPNN, penetapan Gus AMI dilakukan setelah mendengarkan pemandangan umum DPW PKB dari 34 provinsi. Semua DPW PKB dalam pemandangan umumnya, selain menerima Laporan Pertanggungjawaban terhadap DPP PKB Periode 2014-2019, mereka juga mengajukan nama Muhaimin Iskandar untuk kembali ditetapkan sebagai ketua umum PKB.

Setelah Muahimin ditetapkan sebagai Ketua Umum PKB, peserta Muktamar mulai membicarakan mengenai siapa kandidat Sekjen yang akan mendampingi Muhaimin untuk lima tahun ke depan.



Mengenai kandidat Sekjen ini terdapat dua aspirasi yang berkembang yakni ada keinginan agar Muhammad Hanif Dhakiri kembali dipilih menjadi Sekjen, dan ada juga aspirasi yang yang ingin agar untuk melakukan pergantian Sekjen PKB.

Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Chudlori alias Gus Yusuf membenarkan adanya aspirasi kader PKB untuk mempertahankan Hanif sebagai Sekjen karena dinilai berprestasi. Tetapi, kata Gus Yusuf, ada juga aspirasi lain yang ingin agar terjadi pergantian Sekjen mengingatkan banyak kader yang memiliki kemampuan yang juga bagus.

“Kami menyadari Pak Muhaimin selaku mandataris tunggal Muktamar, nanti akan menentukan siapa sekjen yang dianggap nyaman dan bisa mendukung kerja,” kata Gus Yusuf saat konferensi pers, Rabu (21/8).

Gus Yusuf optimitis Muhaimin akan menentukan yang terbaik siapa Sekjen PKB untuk lima tahun mendatang.