MTsN 1 Incar Juara di JRBL

MALANG KOTA – JRBL (Junio Basketball League) Malang Series 2018 tinggal menghitung hari. Pada 3–10 Februari 2018, gelaran basket tingkat SMP paling akbar ini akan digelar di GOR Bima Sakti, Sukun, Kota Malang.

Kemarin (30/1) MTsN Malang 1 terpilih menjadi tuan rumah road show Junio JRBL Tora Café 3×3 Competition. Antusiasme peserta mengikuti event ini patut mendapatkan dua jempol. Di sela-sela jam istirahat, lapangan basket MTsN Malang 1 dipenuhi siswa yang siap mengenal lebih jauh tim basket jagoan mereka.

Dibuka dengan kuis berhadiah merchandise, siswa berebut menjawab pertanyaan yang diberikan tim DBL Indonesia dan Tora Café. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pak Maksum, guru olahraga MTsN Malang 1. Setelah itu, ada penampilan perkusi dari Djimbe yang sekaligus memanggil para pemain untuk merapat ke lapangan basket MTsN Malang 1.

Memasuki sesi perkenalan, Ferdy Febriansyah, kapten tim basket putra MTsN Malang 1, memperkenalkan anggota tim basketnya. Di bawah paparan matahari, Matsanewa, sebutan tim basket MTsN Malang 1, tetap semangat memperkenalkan diri sembari menunjukkan skill basketnya.

”Ini adalah kali pertama tim basket sekolah kami beradu di Junio JRBL Malang. Sebelumnya, kami pernah mengikuti lomba, tapi gagal di tahap final. Kompetisi ini jadi semangat baru bagi kami untuk bisa meraih juara umum,” ujar siswa yang akrab disapa Ferdy tersebut.

Untuk menjadi bagian dari tim yang maju di Junio JRBL Malang Series 2018, Ferdy mengaku bahwa ada tahap tertentu. Meski begitu, dia tidak menyasar anggota tim yang hanya punya skill basket. ”Pertama, kami lihat dulu keseriusannya dalam berlatih. Meskipun nggak bisa, tapi kalau niat dan kemauannya besar tidak apa-apa. Dibandingkan yang skill-nya oke, tapi hanya dianggap bermain-main,” jelas Ferdy. Keseriusannya dalam berlatih berbuah hasil. Di babak penyisihan Tora Café 3×3 Competition Senin lalu (29/1), mereka berhasil meloloskan 1 dari 2 tim yang dikirim.

Di akhir sesi perkenalan, tim DBL menantang Matsanewa untuk bermain free throw conga. Game makin seru karena peserta terus-terusan berhasil memasukkan bola ke dalam ring. Akhirnya, road show Junio JRBL Malang Series 2018 ditutup dengan menyerahkan hadiah pada anggota basket bernomor punggung 10 yang berhasil mengalahkan 9 peserta game lainnya.

Di sisi lain, riuhnya suasana di lapangan, stan kopi Tora Café laris manis dengan siswa yang antre membeli. Budiono, sales promotion Tora Café menjelaskan, Tora Café menyasar konsumen anak muda.

”Kopi Tora Café fokus pada rasa karamel dan cokelat, serta kadar kopinya hanya 0,36–0,64% sehingga sesuai sekali untuk dikonsumsi anak muda,” jelas Budiono. Dia menambahkan, bentuk dukungannya pada JRBL ini sekaligus ingin membangun brand image di kalangan anak muda.

Pewarta: Nda
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Dwi Lindawati