Motivasi Siswa, Blusukan ke Sekolah

MALANG KOTA – Program blusukan yang dilakukan kepala daerah ke kampung-kampung barangkali sudah biasa. Namun, kalau blusukan ke sekolah-sekolah, bisa jadi tak banyak yang melakukan. Dan itulah yang akan dilakukan pasangan Wali Kota Malang Sutiaji dan wakilnya, Sofyan Edi Jarwoko. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Malang.

Wakil wali Kota Malang yang biasa disapa Bung Edi ini menyampaikan, blusukan tersebut nantinya bisa berupa menjadi inspektur upacara di sekolah. Konsepnya secara giliran di sekolah-sekolah yang ada di Kota Malang. ”Rencananya nanti bisa bulanan atau dengan konsep lain,” kata politikus Partai Golkar ini.

Seperti diketahui, Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko membuat program tak biasa di awal pengabdiannya. Yaitu target 99 hari kerja. Padahal biasanya wali kota dan wakilnya membuat acuan program 100 hari kerja. Di mana dalam 99 hari kerja tersebut ada sekitar 11 program penting yang bakal dicapai. Program ini juga jabaran dari 4 poin penting dalam visi-misi pimpinan daerah yang diusung Partai Demokrat dan Golkar tersebut. Sedangkan 11 bidang tersebut ada di bidang pendidikan, kesehatan, pariwisata, inovasi layanan publik, pengentasan kemiskinan, dan infrastruktur.

Bung Edi menambahkan, program blusukan ke sekolah tersebut untuk memotivasi siswa di Kota Malang. Sehingga, mereka bisa punya motivasi tinggi dalam belajar. ”Tujuan akhirnya, supaya anak-anak bisa tercapai cita-citanya. Support itu penting bagi mereka,” tambah mantan anggota dewan empat periode ini.

Lebih lanjut, kegiatan tersebut juga bisa dilakukan untuk menyerap aspirasi di kalangan siswa. Sehingga, kebijakan yang dilakukan pemerintah bisa sesuai dengan keinginan siswa. ”Anak-anak sekarang kan kritis, nanti bisa menyampaikan aspirasi di kegiatan itu,” terangnya.



Sementara itu, Kadisdik Kota Malang Zubaidah menyampaikan, pihaknya bakal mendukung penuh gagasan tersebut. Karena hal tersebut bakal membuat siswa termotivasi untuk belajar. ”Kami akan men-support program itu,” ungkap mantan Kadinsos Kota Malang ini.

Pewarta: Imam Nasrodin
Copy Editor: Amalia
Penyunting: Abdul Muntholib