Motivasi Marquez Berlipat Karena Aragon Dekat Dari Kampung Halamannya

Motivasi Marquez Berlipat Karena Aragon Dekat Dari Kampung Halamannya

JawaPos-Dominasi Marc Marquez pada GP Aragon dalam tiga musim terakhir selangkah lagi makin panjang. Kesempatannya mengunci gelar juara tahun ini juga makin dekat. Itu setelah pembalap Repsol Honda tersebut memastikan posisi start terdepan alias pole position untuk balapan sore nanti (Live Trans7 18.00 WIB).

Start GP Aragon dilaksanakan satu jam lebih cepat untuk menghindari start bersamaan dengan ajang F1 di GP Singapura.

Pada balapan kali ini, Marquez akan dikuntit dua pembalap Yamaha yakni Fabio Quartararo dan Maverick Vinales. Keduanya juga start dari grid terdepan yakni posisi dua dan tiga. Marquez meraih pole position kesembilannya musim ini setelah membuat raihan waktu terbaik 1 menit 47,009 detik. Catatan waktu itu sudah cukup untuk membuatnya mengungguli pembalap Petronas Yamaha Quartararo dengan selisih waktu 0,327 detik.

Quartararo sukses menempati posisi start kedua setelah di lap terakhir berhasil membukukan catatan waktu terbaik 1 menit 47,336 detik. Itu menggeser Vinales yang sebelumnya berada di posisi kedua. Raihan terbaik Vinales adalah 1 menit 47,472 detik. Atau terpaut 0,463 detik dari Marquez.



Berada di posisi start keempat adalah pembalap Pramac Ducati Jack Miller. Sementara di posisi kelima adalah pembalap Factory Aprilia Gresini Aleix Espargaro. Bagi Espargaro ini adalah hasil kualifikasi terbaik sepanjang 2019. Sekaligus menjadi raihan kualifikasi terbaiknya bersama Aprilia sejak GP Jepang 2017.

“Kami datang ke balapan ini dengan perasaan yang sangat baik,” ucap Marquez dilansir Crash. “Setelah melewati dua balapan sulit di Silverstone dan Misano, kami merasa sangat siap untuk balapan besok (hari ini, Red),” tambahnya.

Sejak awal Marquez mengaku sangat nyaman setiap melakukan balapan di Aragon. Pasalnya, dari empat sirkuit yang berada di Spanyol, Aragon adalah yang terdekat dari kampung halamannya yakni Cervera.

Hal itu berpengaruh dengan performanya di lintasan. Dia seperti tidak mau memberikan kemenangan sirkuit ini ke pembalap lain. Dalam tiga musim terakhir, lima kali juara dunia MotoGP itu selalu mampu menduduki podium tertinggi GP Aragon. Jika ditotal, sudah lima kali dia menjadi juara di Aragon sepanjang karir. Empat di antaranya terjadi di kelas tertinggi.

“Di sirkuit inilah sebagian besar orang dari daerahku datang langsung ke lintasan untuk menyaksikanku. Dan mereka selalu membuatku memiliki motivasi ekstra,” ucap Marquez dilansir situs resmi MotoGP.