Momen Panen Perajin Rampak Barong

KEPANJEN – Para perajin rampak barong dari Kabupaten Malang sedang bergembira. Pesanan yang datang ke mereka sedang mengalami peningkatan drastis. Sentra produksi rampak barong di Kelurahan Penarukan, Kecamatan Kepanjen, ini menjadi salah satu tempat yang merasakan momen ”panen” tersebut. Johan Untung, perajin di sana, menjelaskan, jumlah pesanan yang datang tiap akhir tahun memang selalu meningkat.

”Kalau ditotal mulai Agustus– Desember, ada sektar 8.000 rampak barong dan bantengan yang bisa kami kirim,” kata dia. Pemasaran hasil karyanya memang sudah meluas. Tak hanya wilayah Jawa Timur, beberapa kota di luar Pulau Jawa juga menjadi langganannya. Seperti Papua, Samarinda, dan Aceh.

Untuk memenuhi pesanan sebanyak itu, Johan dibantu 12 orang. Semua adalah tetangganya. ”Ada enam warga dan enam sisanya pelajar. Ya, bersyukur bisa membuka lapangan pekerjaan bagi tetangga,” imbuh dia. Tercatat sudah 13 tahun dia menggeluti pekerjaan tersebut. Rentetan pengalaman itulah yang membuat Johan paham detail pemasaran produknya.

Dia menyatakan, momen paling sepi untuk pesanan rampak barong biasanya tersaji awal hingga pertengahan tahun. Saat itu, rata-rata dia hanya mampu memasarkan 15 buah kerajinan dalam sebulan. ”Kalau kesulitan buatnya itu pas musim hujan karena terkendala untuk menjemur kayu. Kalau di bulan-bulan ini alhamdulillah produksi lancar,” tutupnya.

Pewarta: Silvi
Copy Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Bayu Mulya
Foto: Falahi Mubarok