Modal Ratusan Juta, Pria ini Sulap Tempat Sampah Jadi Tempat Wisata

ALAMI: Beberapa pengunjung bermain di kolam renang Deberran, kemarin (24/7).

KOTA BATU – Makin meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu membuat tempat wisata baru terus bermunculan. Salah satu yang terbaru adalah Pemandian Deberran di Dusun Gondorejo, RT 03/RW 13, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu.
Kemarin (24/7), beberapa anak tampak mandi di wahana pemandian yang dibangun di lahan sekitar 3.800 meter persegi ini.

”Sebenarnya, pembangunannya masih belum jadi. Tapi anak-anak sudah minta untuk mandi,” kata Supriyono, pemilik Pemandian Deberran, saat dikonfirmasi kemarin.
Menurut dia, hingga kemarin proses pembangunan masih mencapai 30 persen. Sementara itu, biaya yang dihabiskan sebanyak Rp 800 juta.

Di area ini, ada tiga kolam renang dengan ukuran sekitar 7×15 meter dan terdapat gua. Menariknya, air kolam renang ini murni dari mata air dari area setempat. ”Setahun lagi kami harapkan sudah selesai total pembangunannya,” ucap pria dua putra ini.

Dia menambahkan, tempat tersebut awalnya sebagai tempat sampah dan limbah dari rumah warga. Jadi, butuh waktu sekitar 1,5 tahun untuk membersihkan sampah dan limbah tersebut. ”Pembangunan kolam renangnya masih butuh sekitar 9 bulan. Yang lama itu membersihkan sampahnya,” tambahnya.

Meski masih belum dibuka secara resmi, dia menyampaikan, jumlah pengunjungnya mencapai 100 orang per hari. Bahkan, saat akhir pekan, pengunjung sampai 450 orang per hari. ”Tiketnya hanya Rp 2 ribu per orang,” bebernya.

Pewarta: Rubianto
Penyunting: im N
Copy Editor: Indah Setyowati
Fotografer: Rubianto