Mobil Nyungsep di Jembatan Brantas Kepanjen, Alhamdulillah Penumpang Selamat

MALANG – Apa yang dialami Lutfi Arif Rahman Hakim, 31, warga Desa Ringinsari Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang itu benar-benar menghebohkan warga sekitar Kedungpedaringan, Kepanjen, dini hari tadi. Pasalnya, mobil yang ia kemudikan nyungsep dan terjun bebas di aliran sungai brantas yang ada di bawah jembatan tersebut.

Menurut keterangan pihak kepolisian, kecelakaan ini terjadi pada Sabtu, (23/3) sekitar pukul 03.30 dini hari. Mobil jenis Daihatsu Xenia bernopol N 1578 ED dikemudikan korban dari arah barat dengan kecepatan sedang.

“Benar, kecelakaan tunggal, diduga sopir mengantuk, dan mobilnya menabrak dinding pembatas jembatan,” Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto menyebutkan.

Dari salah satu keterangan saudara korban, Abdurrashid Fauzi menyebut korban kecelakaan tersebut adalah keponakannya. “Iya betul korban kecelakaan tersebut keponakan, Alhamdulillah orangnya dan temannya selamat,” sebutnya. Menurut Fauzi, korban usai perjalanan pulang sehabis menjemput temannya dari Bandara.

Peristiwa naas yang terjadi di Jalan Raya Kedungpendaringan, Kecamatan Kepanjen ini menghebohkan warga sekitar karena mobil korban sampai menghantam dinding jembatan dan mobil yang dikendarai korban pun jatuh ke dasar aliran sungai brantas yang ada di jembatan tersebut.



Warga yang melihat insiden ini pun langsung mencoba menolong korban. Warga juga langsung melaporkan kepada perangkat desa setempat hingga kepolisian atas kecelakaan ini. Warga sempat mencoba menolong dan mengevakuasi korban namun kesusahan karena curamnya medan di bawah jembatan.

Usai pihak kepolisan datang, mereka langsung mencoba mengevakuasi korban beserta mobilnya yang jatuh dari ketinggian sekitar 10 meter menggunakan mobil derek. “Mobil bisa dievakuasi 4 jam setelah kejadian,” kata Agus lagi.

Untungnya, kedua korban yang berada di mobil tersebut hanya mengalami luka ringan dan lecet. “Mobil rusak parah, tapi kedua penumpang selamat dan baik baik saja, hanya luka ringan,” tambahnya.

Menurut Agus, lokasi kejadian ini memang rawan kecelakaan, karena tipe jalannya yang turun kemudian berbelok. “Para pengguna jalan yang tidak hafal medan harus berhati-hati karena pengendara yang tidak tahu biasanya akan menghantam jembatan dan akhirnya kecelakaan,” tutup Agus.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting : Kholid Amrullah