Mobil Milik Pencuri Ditinggal di Prigen

Mobil Milik Pencuri Ditinggal di Prigen

PRIGEN – Sebuah mobil Daihatsu Xenia warna putih diamankan petugas Polsek Prigen Senin pagi (19/2). Mobil dengan nopol N 1075 CM itu diamankan lantaran dibiarkan terparkir begitu saja di halaman Masjid Al-Mubarok di Dusun Cowek, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, mobil itu diamankan sekitar pukul 10.00. Langkah pengamanan itu dilakukan usai petugas kepolisian mendapat laporan dari warga setempat.

Warga curiga karena mobil itu sudah 3 hari terakhir terparkir di halaman masjid. Saat polisi mengecek, semua pintu mobil itu terkunci rapat. Pintu berhasil dibuka usai petugas mendatangkan ahli kunci ke lokasi penemuan mobil tersebut.

Setelah semua pintu mobil dibuka, langsung dilakukan penggeledahan. Dari dalam mobil itu, ditemukan dua linggis, satu buah sabuk berisi jimat. Kemudian masing-masing satu tang dan lakban.

Tak lama berselang, mobil itu langsung dibawa ke Mapolsek Prigen untuk diamankan. Sore harinya, langsung dibawa ke Kota Batu oleh tim Buser Polres Batu yang tiba di Polsek Prigen.

“Dari penyelidikan sementara, mobil ini diduga kendaraan yang digunakan oleh komplotan pelaku pencurian pikap dengan TKP (tempat kejadian perkara) di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Jumat (16/2) dini hari,” terang Kanitreskrim Polsek Prigen, Bripka Slamet Prayitno.

Sebelumnya, petugas Polres Kota Batu telah mengamankan pikap yang dicuri kawanan pelaku. Dari rekaman CCTV, didapati pelaku menggunakan mobil Xenia warna putih. Mobil itu sendiri disebutkan merupakan mobil rental. “Jadi, mobil ini digunakan sebagai sarana untuk mencuri oleh para pelakunya,” kata Slamet -panggilan akrabnya-.

Para pelaku sendiri disebutkan lebih dari dua orang. Saat ini, para pelakunya masih belum tertangkap. “Fokus kami hanya mengamankan saja sementara, setelah itu pelimpahan barang buktinya ke Satreskrim Polres Batu,” tuturnya.

Sementara itu, Kades Jatiarjo Sareh menyebutkan, warga dusun setempat tidak ada yang mengetahui persis siapa yang membawa mobil tersebut. Menurutnya, warga hanya tahu mobil tersebut sudah parkir di halaman masjid sejak Jumat sore (16/2).

“Awalnya, warga mengira mobil itu mampir ke masjid untuk salat. Ternyata, berhari-hari parkir dengan pintu terkunci rapat. Saat dicek, bukan milik warga sekitar. Lalu, kami lapor ke polsek. Ternyata, mobil digunakan untuk mencuri pikap di Kota Batu,” bebernya.