Mobil Jepang Sesaki Jalanan Malang

MALANG KOTA – Jalanan di Kota Malang pastinya akan terus disesaki banyak mobil baru. Karena ada sekitar 20 ribuan mobil baru berpelat nomor Kota Malang dalam kurun tiga tahun terakhir yang tercatat di kepolisian. Untuk semester pertama tahun 2018 saja, rata-rata ada 700 pencatatan mobil baru setiap bulannya dan didominasi pabrikan asal Jepang.

Data di Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polres Malang Kota menunjukkan, penjualan mobil baru terus melonjak setiap tahunnya. Misalnya pada tahun 2016, Satlantas Polres Malang Kota menerbitkan sebanyak 6.270 buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB). Jika dirata-rata, ada sebanyak 522 mobil baru di Kota Malang setiap bulan pada tahun 2016.

Berlanjut di tahun 2017, serbuan produk mobil baru terus melonjak. Itu terpantau dari peningkatan terbitnya BPKB di Satlantas Polres Malang Kota. Jumlahnya mencapai 7.015, meningkat 745 unit dari jumlah di tahun 2016. Jika dirata-rata per bulan, tercatat 584 mobil baru siap mengaspal di jalanan Kota Malang.

Kasubbag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni menjelaskan, lonjakan angka diterbitkannya BPKB tersebut sudah sesuai prosedur. Pemilik mobil sudah memenuhi syarat-syarat, seperti melunasi pembayaran, beserta administrasi lain. ”Sepertinya sekarang gampang orang beli mobil. Tinggal ngredit, sudah bisa memiliki mobil,” jelasnya.

Dia melanjutkan, data tersebut juga sesuai dengan data di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Malang Kota. Lebih lanjut, pada semester pertama (Januari–Juni) tahun 2018 ini, lonjakan angka mobil baru semakin terasa. Tercatat, Satlantas Polres Malang Kota menerbitkan 4.119 BPKB.



Angka tersebut melebihi jumlah semester pertama pada dua tahun sebelumnya. Bahkan rata-rata per bulan, penjualan di tahun 2018 ini sekitar 686 mobil. Atau terhitung, ada lonjakan lebih dari 100 unit mobil setiap tahunnya. ”Tentunya ini harus berbanding, pemilik mobil juga harus taat berkendara. Wajib punya surat izin mengemudi (SIM),” kata mantan kasium Polres Malang Kota itu.

Pewarta: Fajrus Shidiq
Copy Editor: Amalia
Penyunting: Mardi Sampurno
Fotografer: Darmono