Mobil Damkar Jadi Ikon Wisata Anyar

Peristiwa kebakaran di Kota Malang tak bisa dianggap sepi. Petugas pemadam kebakaran pernah disibukkan dengan lima kasus kebarakan dalam sehari. Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran danbernuansa wisata, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyuguhkan program Firefighter City Tour.

MALANG KOTA – Peristiwa kebakaran di Kota Malang tak bisa dianggap sepi. Petugas pemadam kebakaran pernah disibukkan dengan lima kasus kebarakan dalam sehari. Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran danbernuansa wisata, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyuguhkan program Firefighter City Tour.

Ada dua mobil damkar yang sudah ”pensiun” dan disiapkan khusus untuk wahana wisata jalan-jalan di Kota Malang. Wali Kota Malang Moch. Anton sendiri yang me-launching paket wisata anyar di lingkungan Dinas PUPR, Jalan Bingkil, itu kemarin (8/2). ”Pelayanan dan fungsi masing-masing bidang saya harap terus ditingkatkan,” katanya saat sambutan.

Diluncurkannya dua mobil wisata pemadam itu, kata Anton, agar dapat menambah daya tarik wisatawan yang datang ke Kota Malang. Tidak hanya itu, dua mobil pemadam itu bisa menjadi sarana edukasi masyarakat untuk memadamkan api sederhana. ”Malang Firefighter City Tour ini dapat menambah daya tarik Malang sebagai kota wisata. Selain itu, juga edukasi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPT Damkar Kota Malang Jose Bello menyatakan, kantor damkar Kota Malang sendiri sudah ada sejak tahun 1923. Dan dua mobil damkar yang difungsikan untuk wisata itu merupakan keluaran tahun 1962. ”Perlu dilestarikan juga. Itu menjadi destinasi wisata. Kantornya kan bersejarah,” tuturnya.


Kata Bello, dua mobil pemadam itu akan dioperasikan setiap hari. Hanya, ada jadwal yang dia rilis untuk pengunjung. Untuk hari Senin hingga Kamis, mobil tersebut dijadwalkan untuk siswa taman kanak-kanak (TK) atau pendidikan dasar usia dini (Paud). Pada hari Jumat hingga Minggu, barulah dioperasikan untuk pengunjung umum.

Terkait rutanya, mobil pemadam itu diberangkatkan dari markasnya di Jalan Bingkil, melaju ke Sasiun Kota Baru, terus ke Jalan Ijen, Simpang Balapan ,lalu kembali ke markas. ”Sebelum berangkat, penumpang diedukasi penanganan kebakaran dengan alat sederhana,” pungkasnya.

Pewarta : Fajrus Shiddiq
Penyunting :Ahmad Yani
Copy Editor : Arief Rohman
Foto : Rubianto