MKD Pastikan Surat Novanto Tidak Akan Berpengaruh Apa-apa

Menurut Dasco, dalam proses pemberhentian seorang anggota dewan pihaknya tidak akan terpengaruh adanya surat atau tidak. Pasalnya, jika ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Setya Novanto, maka surat itu tidak memiliki kekuasan apa-apa.

“Itu kan hanya surat permohonan sehingga boleh dikabulkan atau tidak oleh MKD,” ujar Dasco saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/11).

Setya Novanto kini resmi mendekam di Rumat Tahanan KPK lantaran terseret kasus korupsi e KTP.
(Derry Ridwansyah/JawaPos.com)

Ditambahkan Dasco, saat ini pihaknya juga melakukan pemeriksaan perkara dugaan pelanggaran etik yang dilakukan, Ketua Umum Partai Golkar ini. “Jadi verifikasi perkara itu perlu waktu untuk mengambil keputusan,” katanya.

Dasco juga mengaku, saat pihaknya masih melakukan penjadwalan ulang dengan para pimpinan fraksi di DPR, terkait status Setya Novanto ini.

“Masih cocokan jadwal. Karena ada pimpinan fraksi yang kebetulah masih berada di luar,” pungkasnya.

Setya Novanto, juga sebelumnya telah ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus tersebut.? Komisioner KPK, Saut Situmorang mengatakan pihaknya telah menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) pada tanggal 31 Oktober 2017 lalu atas nama Setya Novanto.

Novanto kini resmi mendekam di rumah tahanan (Rutan KPK) untu 20 hari kedepan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pemeriksaan terhadap Ketua Umum Golkar itu.


(cr2/JPC)