Minta Penyedia Jip Tak Naikkan Tarif Sinergi Jawa Pos

DRINGU – Libur panjang Natal dan tahun baru tinggal menghitung hari. Karenanya, Pemkab Probolinggo mulai melakukan berbagai persiapan. Salah memperbaiki sejumlah infratruktur destinasi wisata andalannya. Serta, meminta penyedia jasa jip tak menaikkan tarifnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Dispora Parbud) Kabupaten Probolinggo M. Sidik Wijanarko mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Mulai dari para komunitas jip serta para pengelola tempat wisata untuk segera melakukan perbaikan.

“Kami sudah menginformasikan pada para pengelola agar lebih mendahulukan safety. Sebab, akan ada ledakan pengunjung. Selain itu, saat libur panjang akhir tahun pelayanan tiket harus dipercepat biar tidak terjadi antrean panjang,” ujarnya.

Khusus para penyedia jasa jip menuju kawasan Gunung Bromo, pihaknya mewanti-wanti tidak ada penarikan ongkos lebih dari biasanya. Sebab, sebelumnya sempat ada penyedia jasa jip yang menarik ongkos lebih mahal. Tapi, Sidik tak menyebut berapa ongkos biasanya itu. “Menyambut Natal dan tahun baru, semua tempat wisata di Kabupaten Probolinggo sudah kami siapkan. Semua itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.



Sidik mengatakan, untuk menanggulangi tempat wisata alam ekstrem, seperti Air Terjun Madakaripura, pihaknya telah meminta pengelola menambah petugas lapangan. Selain itu, juga bekerja sama dengan muspika. “Kalau muspika selalu kami utamakan. Tapi, yang ke dalam tempat wisata para petugas yang ada di lapangan,” ujarnya.

Sejauh ini, yang menjadi prioritas untuk menyambut wisatawan ada 4 destinasi wisata. Di antaranya, Gunung Bromo di Kecamatan Sukapura; Air Terjun Madakaripura di Kecamatan Lumbang; Snorkeling di Pulau Gili, Kecamatan Sumberasih; dan Pantai Bentar di Kecamatan Gending. “Tahun ini kami juga menyiapkan Pantai Duta di Kecamatan Paiton dan Ranu Agung di Kecamatan Tiris untuk menyambut libur pergantian tahun nanti,” ujar Sidik.

Dalam liburan Natal dan tahun baru kali ini, Sidik mengaku, menargetkan sedikitnya ada 150.000 wisatawan yang datang ke Probolinggo. Melihat banyaknya destinasi wisata yang telah disipakan, Sidik mengaku optimistis target itu dicapai. “Target kami ada 150 ribu wisatawan pada tahun ini. Mungkin nanti bisa lebih,” ujarnya.