Minibus Berpenumpang 16 Wisatawan Kecelakaan

MALANG KOTA – Minibus berpenumpang 16 wisatawan menabrak pembatas flyover di Jalan Martadinata kemarin (20/11). Bumper mobil bernopol N 7076 W itu ringsek, sementara penumpang yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit (RS).

Salah satu saksi mata, Ahmad Yudi, 33, menceritakan, peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 09.25. Saat itu, minibus ELF yang dikemudikan Muchamad Muslik, 28, melaju dari arah utara. Diduga, rombongan dari Pasuruan itu akan berwisata di Pantai Goa Cina, Dusun Tumpak Awu, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), Muslik melaju dari lajur kanan. Mendekat pembatas, Muslik sepertinya ingin berpindah ke jalur kiri dan melewati ruas bawah flyover, tapi terkesan ragu-ragu. Jadi, kendaraannya yang berada di antara kedua lajur itu menabrak pembatas. ”Untungnya tidak sampai terguling. Tapi, bagian depan itu hancur,” kata Yudi, 33, saat ditemui di sela-sela membantu evakuasi sebagian penumpang.

Akibat kecelakaan itu, sempat terjadi kemacetan di sepanjang Jalan Martadinata. Arus kendaraan kembali lancar setelah warga bersama petugas dari Polres Malang Kota (Makota) membantu evakuasi mobil dan penumpang.

Dari 16 penumpang minibus, 5 di antaranya merupakan anak kecil. Para penumpang tidak terluka, tapi shock sehingga dibawa ke trotoar. Demikian juga Muslik tampak tergeletak di trotoar. Tapi, dua penumpang yang mengalami luka-luka dibawa ke RS.

Sementara itu, penyidik Unit Laka Satlantas Polres Malang Kota (Makota) Brigadir Polisi Robby Aria menjelaskan, pengemudi diduga tidak menguasai kemudi saat ragu mengambil tindakan. Jadi, terjadi out of control dan menabrak pembatas. ”Setelah kami cek, sopir tidak mengantuk. Tapi, karena ragu-ragu memilih lajur,” tandasnya.

Robby menyebut, rombongan berasal dari Pasuruan. Mereka diperkirakan berangkat dari Pasuruan sekitar pukul 07.00. Tapi dengan adanya peristiwa ini, rencana rekreasi ke Pantai Goa Cina pun pupus. Diprediksi, kerugiannya mencapai Rp 10 juta. ”Untungnya tidak ada korban jiwa. Tapi, mereka masih shock,” pungkasnya. 

Pewarta: Fajrus Shiddiq
Copy Editor: Dwi Lindawati
Penyunting:Mahmudan
Foto: Fajrus Shiddiq