Minati Dance Cover

Seperti remaja putri kebanyakan, Devi Ramadani mengaku punya kegemaran khusus kepada segala sesuatu tentang budaya Asia Timur (Jepang–Korea). ”Memang suka segala sesuatu yang berbau J-pop dan K-pop, sekarang saya masih melatih diri saya untuk bisa dance cover dengan baik,” jelas perempuan yang menjadi barista di sebuah kedai kopi di Kota Malang tersebut.

Sejak 2018, Devi mengaku mulai intens mempelajari dunia tari modern. ”Awalnya dari iseng mengunduh aplikasi dance cover di Android,” kata dia. Soal atribut lain tentang budaya Asia Timur seperti cosplay, warga Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, ini mengaku kurang cocok.

”Iya, saya merasa kalau jadi cosplay tidak cocok. Tapi, karena ada teman yang komentar kalau badan saya lentur dan bagus untuk tarian, jadilah saya ambil,” terang perempuan berusia 20 tahun tersebut. Dengan kegemaran dan keseriusannya itu, dia bertekad untuk menjadi pusat perhatian dengan hal yang positif. ”Selama positif kenapa tidak? Teman dan keluarga pun mendukung,” tutup dia.

Pewarta : Biyan Mudzaky
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya