Milomir Seslija Lamar Dio Permana dan Oky Derry untuk Gabung Persiba, Bagaimana Menurutmu?

MALANG KOTA – Untuk ukuran kuantitas pemain, Arema FC sama sekali tidak kekurangan. Tim ini total memiliki 29 pemain. Namun, untuk ukuran kualitas, ini yang masih perlu dipertanyakan. Bagaimana tidak, jika tim berjuluk Singo Edan tersebut tidak diperkuat sejumlah pemain inti, permainan mereka menjadi sedikit oleng.

Hal ini sempat menjadi keluh kesah pelatih Arema FC Aji Santoso. Dalam beberapa pertandingan, permainan Arema FC tidak stabil karena banyak pemain yang cedera. Ada juga dua pemain yang membela Timnas Indonesia (Timnas) U-23, yakni Bagas Adi Nugroho dan Hanif Sjahbandi.

Nah, karena inilah, bursa transfer paro musim ini akan dimanfaatkan oleh manajemen untuk menambal sejumlah kekurangan tersebut. Selain itu, pemain yang belum berkontribusi pun rawan untuk dipinjamkan. Ada sejumlah pemain yang sama sekali belum main di Liga 1, di antaranya, Dio Permana dan Oky Derry. Juga belum tergantikannya penjaga gawang Kurnia Meiga membuat tiga penjaga gawang cadangan belum bermain sama sekali. Mereka adalah Dwi Kuswanto, Utam Rusdiana, dan Ahmad Ibnu Adam.

General Manager Arema FC Ruddy Widodo menyatakan, memang ada beberapa pemain yang diinginkan klub lain seperti Oky Derry dan Dio Permana. Keduanya diinginkan Persiba Balikpapan yang kini diasuh oleh Milomir Seslija. Pelatih yang akrab disapa Milo itu musim lalu menjadi pelatih dua pemain tersebut di Arema FC. ”Coach Milo yang meminta kepada saya,” kata Ruddy kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin (18/7).

Saat ini Persiba Balikpapan memang tengah berjuang untuk tidak terdegradasi di akhir kompetisi. Tim ini menjadi juru kunci dengan hanya meraih lima poin dari 15 pertandingan. ”Coach Milo minta pemain Arema yang selama ini tidak mendapatkan kesempatan bermain,” kata dia.

Ketika disodori nama Oky dan Dio, kata Ruddy, Milo langsung berkenan menampung kedua pemain ini. ”Dia (Milo) sangat mau karena sudah tahu sejak dulu di sini (melatih Arema),” kata dia.

Hal tersebut, menurut dia, bergantung kepada kedua pemain itu bersedia atau tidak ke Persiba Balikpapan. Menurut Ruddy, sebenarnya ini akan menjadi kesempatan kepada pemain yang sebelumnya belum mendapatkan waktu bermain. ”Kalau di Arema kan persaingannya ketat. Nah, daripada tidak bermain, saya pikir lebih baik mereka main di klub lain dulu,” ujar pria berusia 46 tahun tersebut.

Hal tersebut untuk menambah pengalaman dan jam terbang pemain. ”Nanti bisa saja kalau sudah jadi (bermain bagus), dapat kembali ke Arema,” imbuh pria yang juga pengusaha travel ini. Sedangkan mengenai nama-nama lain yang bakal dipinjamkan seperti Hendro Siswanto, Ahmad Bustomi, dan Cristian Gonzales, dia menampiknya. ”Kalau pemain itu jelas tidak,” terang pria kelahiran Madiun tersebut.

Selama ini memang ada sejumlah kabar kalau pemain seperti Ahmad Bustomi dan Arif Suyono bakal dipinjamkan. Klub seperti PS TNI dan Madura United digadang-gadang mau menggunakan jasa pemain senior Arema ini. Dari sumber koran ini, Ahmad Bustomi bakal dilepas ke PS TNI.

”Dia diinginkan PS TNI karena sebagai pemain senior yang bisa membimbing pemain muda di PS TNI, sebagai leader,” kata dia. Selain itu, pemain yang akrab disapa Cimot ini dikabarkan mendapatkan tawaran dari Madura United.

Namun, hal tersebut masih rumor karena klub itu kebanyakan masih fokus menuntaskan pertandingan di putaran pertama Liga 1. Untuk pemain lokal, bursa transfer memang baru dibuka pada 31 Juli 2017. Sedangkan untuk bursa transfer pemain asing sudah dibuka Minggu lalu (16/7).

Selengkapnya baca koran jawa pos radar malang edisi hari ini (19/7).

Pewarta: Aris Dwi
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Dwi Lindawati