Milenial Kota Malang Mulai Lirik Pasar Saham

KOTA MALANG – Milenial di Kota Malang ternyata hobi main saham. Menurut data Otoritas jasa Keuangan (OJK), jumlah investor Kota malang berdasarkan Single Investor Identification (SID) hingga Agustus 2019 tercatat sebanyak 14.346. jumlah tersebut jauh mengungguli 6 wilayah lain di wilayah kerja OJK Malang yang meliputi Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten dan Kota Probolinggo dan Kota Batu

Dari 14.346 SID tersebut, 14.308 tercatat milik CV atau pribadi, sementara 22 SID adalah perusahaan. “Di bawahnya ada Pasuruan dengan jumlah SID sekitar 2000. Kalau dari catatan kami, investor saham ini kebanyakan milik perorangan (CV) dan usia milenial,” kata Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuni di Hotel Bumi Surabaya, Senin (14/10).

Jumlah milenial yang dominan merupakan imbas dari program ‘Yuk Nabung Saham’. Program tersebut dicanangkan BEI (Bursa Efek Indonesia) pada tahun 2018. Dimana perorangan bisa mulai menanam saham mulai Rp 100 ribu saja.

“Artinya jiwa-jiwa perorangan ini memang lebih antusias. Apalagi milenial yang lebih berani. Kalau saya kayaknya main aman,” ujar.

Dari jumlah tersebut, transaksi saham yang dilakukan investor relatif tinggi. pada Agustus, transaksi beli mencapai Rp 721,36 miliar, sedangkan transaksi jualnya sebesar Rp 607,10 miliar.

“Ya angka belinya memang jauh lebih tinggi. Dari transaksi ini bisa dilihat tren perilaku investor,” bebernya.

Pewarta: Rida Ayu
ilustrasi: dok JPNN
Penyunting; Fia