Microsoft Bertekad Negatif Karbon di Tahun 2030

RADARMALANGID – Aksi penyelamatan bumi terus digancarkan berbagai pihak, termasuk salah satu perusahaan top dunia, Microsoft.

Minggu lalu, Microsoft berkomitmen untuk menjadi negatif karbon di tahun 2030 dan menghilangkan semua karbon dioksida yang pernah dirilis ke atmosfer pada tahun 2050. Melanjutkan program netral karbon yang sudah dicanangkan sejak 2012.

Melansir dari The Verge (22/1), Microsoft berencana menggunakan energi terbarukan sebagai sumber listrik per tahun 2025. Selama empat tahun kedepan, perusahaan tersebut menganggarkan biaya hingga $ 1 Miliar sebagai dana inovasi teknologi pengurangan karbon dioksida dari atmosfer.

“satu-satunya cara kita bisa maju sebenarya dengan mengambil langkah-langkah yang akan menghilangkan karbon dari lingkungan,” ungkap presiden Microsoft, Brad Smith. Ia pun berambisi membuat teknologi penangkap emisi yang terjangkau dan efektif bagi dunia.

Dalam program ini, Micosoft akan menggunakan fitur ‘Microsot Azure’, layanan komputasi untuk mengelola aplikasi dan layanan melalui pusat data, dengan menggandeng Chevron dan Schlumberger. Serta meluncurkan ‘Sustainibility Calculator’ untuk melacak dan melaporkan jejak karbon.

Microsoft tak hanya bertanggung jawab untuk emisi karbon yang dihasilkan sendiri, namun juga emisi dari pemasok dan konsumen. Misalnya, dalam pembuatan suatu produk, perusahaan temuan Bill Gates ini akan mempertimbangkan daya listrik yang digunakan dan emisi saat pengiriman.

Karbondioksida sendiri merupakan salah satu Gas Rumah Kaca yang akan menebalkan lapisan atmosfer, sehingga pansas terperangkap di atmosfer bumi. Menghasilkan fenomena ‘Pemanasan Global’ yang jadi pemicu beragam anomaly cuaca.

Penulis: Zhavirra Noor Rivdha
Foto: Istimewa