MI Negeri Selangkah Lagi

KOTA BATU – Sejak berpisah dengan Kabupaten Malang 18 tahun lalu, Kota Batu masih belum memiliki madrasah ibtidaiah (MI) negeri. Selama ini, lembaga pendidikan setara sekolah dasar itu yang ada masih swasta. Namun, sepertinya dalam waktu dekat ini Kota Batu bakal memiliki MI negeri.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu Rohmatullah mengatakan, selama ini di Jawa Timur cuma Kota Mojokerto dan Kota Batu yang belum mempunyai MI negeri. Meski sudah mengajukan ke Kemenag pusat agar ada MI negeri di Kota Batu.

”Ini berlangsung (pengajuan ke Kemenag pusat) kurang lebih 8 tahun berjalan,” imbuhnya. Rohmat menambahkan, regulasi untuk bisa mendirikan MI yang bisa langsung negeri memang baru di 2012. Untuk regulasi sebelumnya, yang ada masih penegerian MI swasta atau mengubah MI yang sebelumnya berstatus swasta menjadi negeri.

Seperti yang diketahui, di Kota Batu sudah ada 14 MI swasta. Namun, karena milik yayasan atau perorangan sehingga tidak bisa diubah status menjadi negeri. ”Penegerian MI swasta itu asetnya harus diserahkan ke Kemenag,” jelas dia. Yang menjadi kendala, Rohmat menjelaskan, daerah lain yang sedang mengajukan MI negeri banyak.

Sehingga harus menunggu antrean panjang di Kemenag pusat. Terlebih, proses pengajuan MI negeri tidak bisa singkat. Seperti, harus ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapennas), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB), serta Kementrian Keuangan (Kemenkeu).

Laki-laki asal Kota Batu itu juga mengatakan, selain karena memang antreannya panjang, tidak adanya MI negeri di Kota Batu kemungkinan juga karena mendirikan madrasah negeri dari nol itu membutuhkan anggaran yang cukup besar. ”Butuh sekitar Rp 5 miliar,” imbuh Rohmat.

Namun, Rohmat menjelaskan, informasi yang dia terima saat ini Kemenag pusat memprioritaskan kota yang belum memiliki MI negeri. Serta, kota yang dipilih sudah siap, misalnya seperti lahan sudah bersertifikat atas Kemenag kota/kabupaten bersangkutan. ”Jika berkaca pada regulasi ini, jelas selangkah lagi Kota Batu bisa punya MI negeri,” ungkapnya.

Lantaran, Rohmat melanjutkan, Kota Batu sudah memiliki lahan dengan luas sekitar 15 ribu meter persegi di Jalan Pronoyudo, Kelurahan Dadaprejo. Ia berharap, jika nanti memang Kota Batu sudah MI negeri, diharapkan madrasah tersebut muaranya ke madrasah yang mempunyai kualitas apik. ”Kalau bisa, mampunya madrasah terpadu,” tandasnya.

Pewarta : Ulfa Afrian
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro