Mereka di Balik Layar Tim Paduan Suara yang Penuh Prestasi (1)

Latihan 8 Bulan tanpa Henti, Tembus Level Asia

Di Malang Raya, banyak tim paduan suara yang berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. Mayoritas itu merupakan tim paduan suara milik kampus. Seperti apa peran pelatih dalam menggenjot prestasi timnya?

Salah satu tim paduan suara yang terkenal di Malang Raya adalah paduan suara yang bernama BUSC (Brawijaya University Student Choir). Prestasi bergengsi dari paduan suara ini adalah meraih juara I Andrea O. Veneracion International Choral Festival di Filipina Juli 2017.

Kompetisi ini terbilang bergengsi karena diikuti puluhan negara dari berbagai dunia. Dari data yang masuk ke panitia, hanya sepuluh tim yang dipanggil untuk bertarung di Filipina. Satu dari sepuluh tim itu ada nama BUSC. Dari Indonesia, hanya ada dua perwakilan, satu peserta lain adalah Medan Community Male Choir.

Dalam pertarungan lomba paduan suara yang sengit kala itu, tim dari UB menjadi juara I. Karena juara, tim ini meraih trofi, uang tunai senilai 6.000 USD, dan tiket ke Asian Grand Prix 2019 di Filipina.

Kemenangan tim paduan suara ini tak lepas dari peran pelatih di belakangnya. Dia adalah Yudha Adhitama. Sebelum aktif menjadi pelatih, dia adalah anggota BUSC saat menjadi mahasiswa Jurusan Manajemen UB (Universitas Brawijaya). ”Waktu itu diajak teman untuk ikut BUSC,” katanya.

*Selengkapnya baca Jawa Pos Radar Malang edisi Senin 11 Desember 2017

Pewarta: NR8
Penyunting: Irham Thoriq
Foto: Yudha Adhitama