Merapi Terus Keluarkan Lava Pijar, Awan Panas dan Guguran Lava

JawaPos.com – Aktivitas Gunung Merapi pada Minggu (21/4) terpantau cukup signifikan. Terdapat 4 kali guguran lava pijar, awan panas 2 kali, dan 3 kali guguran lava.

Dalam laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta menyebut aktivitas Merapi periode pukul 00.00-06.00 WIB Minggu (21/4) teramati 4 kali guguran lava.

Jarak luncurnya 250 meter sampai 1 kilometer ke arah hulu Sungai Gendol, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 70 meter di atas puncak kawah. Sedangkan untuk periode pukul 06.00-12.00 WIB, awan panas guguran terpantau sebanyak 2 kali dengan jarak luncur 1 sampai 1,1 kilometer ke arah hulu Kali Gendol.

Untuk awan panas guguran ini Amplitudonya yakni 60 sampai 66 milimeter dengan durasi 105,5 hingga 110,2 detik. Terjadi pula guguran lava sebanyak 3 kali dengan jarak luncur 600 sampai 800 meter ke arah yang sama.



Kepala BPPTKG Jogjakarta Hanik Humaida mengatakan, meski terpantau beberapa kali guguran lava, lava pijar, maupun awan panas namun rekomendasinya masih belum ada perubahan. Status atau tingkat aktivitasnya di level II atau Waspada. “Status masih Waspada,” katanya, Minggu (21/4).

Area dalam radius 3 kilometer dari puncak Merapi diimbaunya agar tetap tidak aktivitas penduduk. Masyarakat juga tetap diminta untuk mewaspadai bahaya banjir lahar saat ada hujan di sekitar puncak Merapi.