Menwa 825 ITN Malang Ajak Mahasiswa Berjiwa Bela Negara Lewat Raid Baret

Anggota Raid Baret sedang latihan

MALANG – Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (Menwa) Satuan 825 menyelenggarakan kegiatan Raid Baret Gabungan pada 22-24 Februari.

Kegiatan yang dilaksanakan di Pantai Ngliyep, Kabupaten Malang ini turut diikuti Perguruan Tinggi se-Malang Raya. Antara lain, Universitas Katolik Widya Karya, IKIP Budi Utomo (IBU) dan universitas-universitas Islam Raden Rahmat.

Sebagai informasi. Menwa merupakan salah satu UKM di bidang pertahanan dan keamanan dengan pelatihan ilmu militer. Menurut Komandan Satuan Tugas, Malvin Deni Wijaya, kegiatan ini tak lain untuk membentuk mental dan mengantarkan mahasiswa dalam membantu penguatan ITN melalui kesadaran bela negara, wawasan kebangsaan dan kedisiplinan.

“Nanti akan ada banyak rintangan dan tantangan untuk membentuk jiwa dan mental mereka. Lewat latihan militer / problem jungle di perjalanan menuju Pantai Ngliyep,” katanya

Ya, para peserta Raid Baret ini diharuskan longmarch sejauh 30 meter menuju Pantai Ngliyep dengan menyusuri hutan. Nantinya akan ada beberapa materi problem jungle yang ditanamkan seperti pertahanan, penyamaran, jalan tanpa peta dan survival alias bertahan hidup di alam liar.



Raid baret gabungan yang merupakan acara tahunan ini bukan pertama kali dilakukan. Hampir menjadi acara tahunan yang wajib diikuti oleh seluruh anggota baru Menwa. Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, anggota baru tersebut akan disematkan baret tanda kesempurnaan dan kebanggaan sebagai anggota Menwa.

Malvin yang merupakan mahasiswa Pascasarjana (S2) Program Studi Manajemen Industri ini berharap agar anggota yang turut serta bisa menjadi mahasiswa yang berbekal ilmu dan mental kuat. “Selain kebanggaan memakai baret ungu. Mereka juga diharapkan bisa belajar ilmu keprajuritan di samping kewajibannya menjadi mahasiswa,” tandasnya

 

Pewarta : Feni Yusnia
Foto : Istimewa