Menulis Itu Menyenangkan Lho !

 

KEPANJEN- Inilah cara pengelola SMK NU Miftahul Huda, Kepanjen ”merangsang” siswanya mengaktifkan budaya menulis. Yakni dengan rutin menggelar pelatihan jurnalistik di Gedung RPS (Ruang Pertemuan Sekolah).

Sekitar 50 siswa yang punya minat bidang jurnalistik secara serius mengikuti pelatihan menulis dengan tema ”Menulis Itu Menyenangkan” kemarin. Hadir sebagai pemateri, Abdul Muntholib, wartawan Jawa Pos Radar Malang.

Dalam paparannya, Abdul Muntholib menyampaikan jika budaya menulis di kalangan remaja sudah mulai berkurang. Buktinya, tidak banyak lahir karya-karya tulis yang fenomenal di negeri ini. Padahal budaya menulis ini merupakan warisan para tokoh pendiri negara. Banyak tokoh-tokoh bangsa yang berjuang lewat tulisan. ”Yang banyak saat ini remaja menulis status di media sosial,.” ungkap Tholib yang disambut tawa peserta.

Dalam pelatihan itu, peserta begitu antusias. Pemateri pun begitu semangat. Beragam tips dan trik menulis sukses menggugah hati hadirin untuk terjun dalam dunia tulis. ”Tulisan itu sifatnya abadi. Maka ketika Anda punya ide, tulislah segera. Menulis itu sama dengan kita berbicara kepada banyak orang. Jadi menulis akan menyenangkan kalau bisa memberi inspirasi orang banyak ,” tegas Tholib.

Di sela acara ada sesi tanya jawab yang seru. Seperti pertanyaan dari lviana (pengurus OSIS) dan Rizki (tim jurnalistik). “Seperti yang Bapak jelaskan, saya punya banyak ide dan saya tahu adegan apa yang mau saya tulis tapi saya sulit menuliskannya. Entah itu tidak tahu kata apa yang akan selanjutnya ditulis, atau bagaimana menuliskannya,” tanya Alviana.

Tholib menjelaskan, jika menulis itu tidak perlu berpikir teori dulu. Apa yang ada dalam pikiran langsung tulis dulu. Namun akan lebih baik, iombuh Tholib jika sudah ada outline.”Tulis saja sesuatu yang ada pertama kali di kepala kamu, lalu biarkan mengalir. Jika tiba-tiba stuck, berhenti dan coba cari inspirasi. Ingat! Jangan membaca tulisan yang telah kamu tulis, sebelum tulisan itu tuntas.” jawab dia.

“Penulis itu adalah sutradara, kalian dapat membawa pembaca kemanapun kalian mau.”

Pewarta & Foto : Rizky Dwi
Editor : Abm