Menpora dan Bupati Merauke Lepas Tim Jelajah Sepada Nusantara 2019

Menpora dan Bupati Merauke Lepas Tim Jelajah Sepada Nusantara 2019 - JPNN.COM

jpnn.com, MERAUKE – Mengambil start di Titik 0 KM SOTA, Kabupaten Merauke, Papua, Menpora Imam Nahrawi dan Bupati Merauke Frederikus Gebze melepas Tim Jelajah Sepada Nusantara 2019, Senin (22/7) pagi. Pelepasan Tim Jelajah Sepada Nusantara 2019 ditandai dengan pengibaran bendera start yang dilakukan Menpora bersama Bupati Merauke.

Dari garis start, Tm Jelajah Sepada Nusantara yang beranggotakan 15 orang pesepeda andal mengayuh sepedanya menuju Jayapura, Maluku Utara, Maluku. Rombongan akan menyusuri jalanan Indonesia sejauh 5.000 km, dan berakhir di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Jelajah Sepeda Nusantara ini merupakan rangkaian dari Gowes Nusantara 2019.

Menpora pun bangga karena hari ini Tim Jelajah Sepada Nusantara 2019 akan memulai hal besar untuk terus merangkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya bangga pada saudaraku yang akan mengayuh sepedanya untuk memberikan kabar gembira kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa dari Merauke inilah kita akan menyatukan kepulauan yang kita miliki ini. Tentunya ini adalah kekuatan yang maha dahsyat untuk terus kita jaga selama-salamanya,” ujarnya.

Dengan bersepeda dari Merauke ke Sabang dan dari Rote ke Miangas, menurut Menpora, tentunya ini akan menjadi simbol perekat bahwa dengan olahraga kita punya semangat untuk terus menjaga NKRI ini dari segala ancaman dan hambatan. Tentu pesan lainnya adalah bagaimana kita membudayakan bahwa olahgara menjadi pilihan dari kehidupan ini agar kita sehat, sportif dan menjaga kebersamaan sebagai bangsa yang beraneka ragam.

“Olahraga memiliki semangat sportivitas dan persatuan, tidak diskriminasi. Jika para pesepeda datang disambut disuatu daerah dan melambaikan tangan, pada hakekatnya selain kebanggaan juga mengajak ayo berolahraga dengan bersepeda, kita semua bersaudara, teruslah menuju prestasi demi martabat bangsa,” ucap Menpora.

Ia pun melanjutkan, dengan dimulainya dari daerah terdepan, titik 0 KM SOTA, Merauke maka ini sebagai tanda bahwa pada tahun 2020 di Papua akan ada PON. Dan tidak itu saja, pada tahun-tahun berikutnya, harus ada Tour d’Indonesia yang bisa diikuti oleh seluruh pesepeda hebat dunia.

“Saya ingin bisa terlaksana dengan baik, agar dunia tahu kekayaan alam dan budaya Indonesia,” kata Menpora Imam.