MenkumHAM Anggap Kantor Imigrasi Kota Malang Lakukan Terobosan Berani

MALANG KOTA – Pelaksanaan pembangunan Zona Integritas menuju WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) yang dilaksanakan Keimigrasian Kota Malang yang telah dimulai sejak tahun lalu merupakan suatu komitmen yang berani.

Hal itu disampaiakan Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) RI, Yasonna H. Laoly SH MSc PhD ketika memberikan pengarahan di Kantor Imigrasi 1 Kota Malang siang ini (3/7).

Ketika memberikan materi pengarahan, ia menyampaikan di tengah perkembangan dunia yang maju dan persiangan global yang tinggi, peranan birokrasi dibutuhkan bagi negara.

“Peranan birokrasi inilah yang bisa bersaing dengan negara – negara lain. Pelayanan publik harus melakukan regulasi terhadap peraturan yang menghambat level kompetitif kita,” ujar Yasonna.

Dalam melakukan pelayanan tersebut, Yasonna menambahkan agar selalu sinergis, transparan, dan inovatif. “Saya harapkan ini sudah menjadi komitmen kita. UPT bersaing masuk WBK dan WBBM harus melalui indikator – indikator yang jelas dan telah ditetapkan,” imbuhnya.

Ia turut mengapresiasi pencapaian yang telah dilakukan Keimigrasian Kota Malang terkait WBK dan WBBM tersebut. “Kita mulai membasmi pencaloan. Rakyat telah memberikan penghargaan terkait pelayanan keimigrasian saat ini,” paparnya.

Selain itu, terkait pelayanan di bidang keimigrasian harus profesional baik terhadap orang asing maupun dalam negeri. “Ketika bekerja dengan profesional, maka intergritas terjamin,” tandasnya.

Pewarta: Arifina
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Arifina