Menjijikkan, Oknum Guru Ini Gunakan Bulu Kemaluan Siswanya untuk Masturbasi

KEPANJEN – Guru itu harusnya bisa jadi sosok yang digugu (dipercaya) dan ditiru. Tapi, Chusnul Huda, oknum GTT (guru tidak tetap) yang mengajar di SMPN 4 Kepanjen jelas tidak masuk kriteria ideal seorang guru.

Huda, diketahui telah melakukan perbuatan cabul terhadap 18 siswanya. Aksi itu ia lakukan sejak Oktober 2019.

Seluruh korbannya adalah laki-laki.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan bahwa pihaknya tengah mendalami bagaimana bisa Huda memiliki perilaku menyimpang seperti itu. Meski sejatinya Huda telah beristri dan memiliki anak.

“Kami masih melakukan pengembangan. Kemungkinan kita akan kerjasama dengan psikolog,” kata Ujung.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam aksinya, Huda meminta siswa untuk memberikan sample sperma, bulu kemaluan, bulu kaki. Siswa juga diminta untuk mengungkapkan berapa ukuran kemaluannya.

Tersangka berdalih hal itu untuk penelitian disertasinya.

Namun yang pasti, pelaku mengakui bahwa dia menggunakan barang bukti tersebut untuk masturbasi . “Untuk sodomi hasil pemeriksaan kita tidak, hanya digunakan masturbasi saja,” tutup Ujung saat adakan press release di Mapolres Malang, Sabtu, (7/12).

Atas perbuatannya itu, ia kini disangkakan pasal berlapis. Mulai pasal 82 jo 76e UU 35 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun penjara. Tersangka juga kena pasal 294, dan pasal 263 tentang pemalsuan ijazah.

Diketahui usai pendalaman polisi, selama ini dia juga memalsukan ijazahnya untuk bisa masuk menjadi guru Bimbingan Konseling (BK) di SMPN 4 Kepanjen.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor : Indra M