Meninggal di Lombok, Relawan PMI Dimakamkan di Pekalongan | JawaPos.com

Meninggal di Lombok, Relawan PMI Dimakamkan di Pekalongan | JawaPos.com

JawaPos.com – Afni Fastabiq Strata Utama alias Tata meregang nyawa saat membantu korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Jenazah relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan itu lantas dimakankan di kampung halamannya.

Jenazah Tata tiba di rumah duka pada Sabtu (25/8) sekitar pukul 03.40 WIB. Setelah disalatkan, jenazah langsung dimakamkan di pemakaman Gandarum, Kajen-Pekalongan.

Upacara pemakaman dihadiri sejumlah pihak. Atara lain Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti, dan mantan Bupati Pekalongan Amat Antono.

Hadir pula Ketua Bidang Relawan PMI Pusat HM. Muas, Ketua PMI Jateng H. Imam Triyanto, Kalakhar BPBD Jateng Sarwa Pramana, ribuan relawan Se-Jawa Tengah dan komunitas Grab Indonesia, serta beberapa komunitas dan masyarakat.



Kepala Markas PMI Pekalongan Adi Prabowo menyebutkan, almarhum merupakan sosok relawan yang tak kenal lelah dalam setiap kegiatan PMI. “Almarhum sosok relawan yang ringan tangan. Setiap kegiatan yang menjadi tugasnya, tidak mengenal lelah, dikerjakan dengan penuh tanggung jawab dan senang hati,” ungkapnya di rumah duka.

Ketua Umum PMI HM Jusuf Kalla melalui Ketua Bidang Relawan PMI HM. Muas mengatakan, almarhum adalah sosok relawan yang patut menjadi contoh. “Almarhum menjadi tauladan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan dan berbakti untuk bangsa. Semoga keluarga diberi kekuatan, ketabahan dan kesehatan, amin,” ucap Muas.

Afni Fastabiq Strata Utama atau Tata menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (24/8) pukul 07.20 WIB. Saat itu, Afni tergabung menjadi tim Water And Sanitation Hygiene (WASH) PMI.

Almarhum sudah berada di Lombok sejak 18 Agustus lalu, dan rencananya bertugas selama sebulam. Namun, Afni gugur saat bertugas menangani korban gempa bumi di camp pengolahan air di Dusun Lokorangan, Kecamatan Kayangan.

Afni dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter puskesmas setempat setelah sempat tidak sadarkan diri saat dibangunkan rekan-rekannya dari tidurnya. Jenazah baru diterbangkan dari Lombok menuju Jakarta, Jumat (24/8) pukul 18.55 WITA.

(gul/JPC)