Mengenal Khasiat Minyak Esensial, Jurus Tangkal Stres dan Virus | JawaPos.com

Mengenal Khasiat Minyak Esensial, Jurus Tangkal Stres dan Virus | JawaPos.com

JawaPos.com – Stres sudah menjadi bagian dari masyarakat perkotaan. Tumpukan pekerjaan dengan mobilitas yang tinggi membuat seseorang mudah lelah dan stres. Belum lagi banyaknya lalu lintas orang membuat seseorang rentan tertular virus penyakit.

Ada cara untuk meredakan dan membuat tubuh rileks sejenak. Caranya dengan terapi minyak esensial oil. Sehingga minyak esensial akan merangsang saraf untuk meredakan ketegangan dan mengusir berbagai bakteri penyebab penyakit.

“Kami merasa saat ini stres dan ancaman penyakit itu tak lepas dari kehidupan kaum urban ya. Maka butuh sebuah cara untuk mengatasinya dengan produk herbal back to nature yang alami,” kata Head of Marketing Minyak Esensial Owellness Febe Suzanna Tahapary, dalam pameran Smart Parenting and Baby Expo di Jakarta Convention Center baru-baru ini.

Berbagai bahan herbal di antaranya jahe, cengkeh, sereh, rosemary, dan dedaunan lainnya bisa membuat tubuh rileks. Sumber akar-akaran itu juga sudah dipercaya sejak lama bisa menangkal berbagai bakteri. Misalnya saja mencegah penularan virus flu dari orang ke orang.



“Maka minyak esensial ini cara menggunakannya mudah. Cukup dengan memasangnya dua jam sebelum pulang dari beraktivitas. Saat menghirupnya di rumah akan menjadi rileks,” jelas Febe.

Istilah ‘therapeutic essential oil’ merujuk pada minyak esensial/atsiri yang memiliki kualitas terapi yang dapat memberikan manfaat baik untuk kesehatan secara fisik maupun mental. Essential oil (minyak atsiri) sendiri adalah cairan yang diproduksi melalui proses distilasi dari daun-daun, batang, bunga, akar, kulit, buah atau bagian lain dari tanaman.

Therapeutic Oil memilki kemampuan sebagai anti septik, anti bakteria, sedative, immune system booster, menyegarkan, menenangkan, mengatasi stress, anti oksidan, serta menangkal penyerapan radikal bebas.

Essential oil sendiri umumnya terbagi menjadi 4 tingkatan, yakni :

1. Synthetic Oil : Ini merupakan jenis esensial oil yang sama sekali tidak menggunakan unsur tanaman di dalamnya (sintetis).

2. Extended Oil : Jenis ini merupakan penambahan campuran lain seperti vegetable oil, esensial oil lain yang lebih murah, alcohol atau solvent lainnya dan melalui proses alterasi di dalam laboratorium untuk menghasilkan bau-bauan yang lebih harum.

3. Food grade : Essential oil yang sepenuhnya berasal dari tanaman, namun tidak seluruhnya mengandung komponen therapeutic dan ditujukan untuk menambah rasa dan aroma dalam industri makanan.

4. Therapeutic oil : Serupa dengan Food Grade, hanya saja jenis esensial ini merupakan grade dengan kemurnian tertinggi. Kepadatan molekul minyak atsiri tingkat Therapeutic lebih terkonsentrasi. Jenis ini memiliki manfaat lebih dalam hal keseimbangan kesehatan fisik, mental dan emosional serta spiritual.

(ika/JPC)