Mengenal 2 Jenis Operasi Sembuhkan Mata Minus dan Efektivitasnya

Mengenal 2 Jenis Operasi Sembuhkan Mata Minus dan Efektivitasnya

JawaPos.com – Mata minus atau miopia adalah kondisi saat mata tidak bisa melihat benda dari jarak jauh dengan jelas. Maka seseorang harus dibantu dengan kacamata minus untuk membantu pandangannya terlihat lebih jelas.

Jika ingin menghilangkan minus mata, cara yang bisa dilakukan dalam dunia kedokeran saat ini adalah dengan operasi. Dilansir dalam laman National Eye Institute oleh Hello Sehat, Senin (9/7), untuk menyembuhkan mata minus ternyata ada dua jenis operasi.

Pertama adalah PRK (photorefractive keratectomy) dan kedua yang paling populer adalah LASIK (laser in situ keratomileusis). Keduanya sama-sama menghilangkan minus dengan menghilangkan jaringan dari lapisan kornea.

Bedanya LASIK dilakukan dengan membuat lipatan di permukaan kornea, sedangkan PRK tidak.
LASIK, operasi koreksi penglihatan dengan laser yang paling populer ini, bekerja dengan membentuk kornea (kornea diratakan) bagian depan mata sehingga ketika ada cahaya yang masuk melalui kornea bisa benar-benar terfokus pada bagian retina di belakang mata. Untuk melakukan operasi LASIK, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.



Syarat-syaratnya antara lain :
• Mengalami gangguan refraksi seperti mata minus (rabun jauh atau miopia), mata plus (rabun jauh atau hipermetropia), atau mata silinder (astigmatisma), dan menggunakan kacamata.
• Usia di atas 18 tahun. Anak di bawah 18 tahun belum boleh melakukan LASIK karena masih mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Operasi LASIK dapat mengubah anatomi mata dan bisa saja menambah refraksi pada mata.
• Tidak ada tekanan mata tinggi.
• Tidak ada infeksi.
• Tidak sedang hamil.
• Tidak ada gangguan pada retina.
• Tidak ada katarak.

Meskipun LASIK bisa menyembuhkan mata minus, ini tidak menjamin semua orang akan memiliki mata normal setelah LASIK. Hasilnya tergantung pada kondisi atau kestabilan mata masing-masing. Memang sebagian besar orang bisa berhasil melakukan LASIK dengan cara yang tepat dan aman.

Selain itu, meskipun bisa dihilangkan atau diringankan, operasi pun tidak bisa membuat mata langsung pulih hanya dalam waktu seminggu. Butuh waktu sekitar 3-6 bulan agar mata kembali pulih.

Ditambah lagi, ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan pasca operasi, seperti tidak boleh berenang selama sebulan, tidak boleh melakukan olahraga berat selama sebulan, tidak boleh menggunakan make-up mata selama 2 minggu, harus kontrol dengan rutin, dan lainnya.

(ika/JPC)