Menengok Lebih Detail Stadion PTIK, Markas Bhayangkara FC

Menengok Lebih Detail Stadion PTIK, Markas Bhayangkara FC

Stadion PTIK resmi menjadi markas Bhayangkara FC di Liga 1 2018
(Indra Eka/JawaPos.com)

JawaPos.com – Bhayangkara FC secara resmi akan bermarkas di Jakarta dan menggunakan Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di bilangan Jakarta Selatan. Mereka akan mulai menggunakan stadion itu saat menjamu PS Tira pada Jumat (4/5) mendatang.

Stadion PTIK berkapasitas 5.000 penonton dan diklaim Bhayangkara FC sudah lolos verifikasi PT Liga Indonesia Baru (LIB). Secara tampilan, memang hanya ada satu tribune saja, tapi fasilitasnya sudah sesuai standar.

“Dari mulai lapangan, ruang ganti, kemudian lampu juga sudah sesuai persyaratan. Lampu kami sudah sesuai standar 800 lux. InsyaAllah tanggal 17 Mei nanti kami akan mencoba main malam melawan Mitra Kukar,” beber CEO Bhayangkara FC, Yeyen Tumena kepada wartawan.

Satu hal yang unik dari Stadion PTIK dan mungkin tak ada di stadion lainnya di Indonesia adalah ruang ganti menggunakan kontainer. Namun, jangan salah, fasilitasnya boleh dibilang cukup baik. Ruang ganti sudah dilengkapi fasilitas mandi hangat, pendingin udara, tempat pijat, hingga kulkas.

“Kami terinspirasi dari salah satu ajang Piala Dunia U-19 kalau tak salah di Amerika Selatan. Kala itu ruangan gantinya juga pakai kontainer, dan dibolehkan FIFA,” tambah Yeyen.

Untuk bangku cadangan juga cukup memadai. Bhayangkara FC menggunakan fasilitas seperti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berupa tempat duduk seperti kursi mobil. Sedangkan untuk lapangan menggunakan jenis rumput gajah.

Ruang ganti Stadion PTIK menggunakan kontainer namun fasilitas di dalamnya memadai
(Indra Eka/JawaPos.com)

Bhayangkara FC, Liga 1 2018, Stadion PTIK

Fasilitas kamar mandi air hangat di ruang ganti Stadion PTIK
(Indra Eka/JawaPos.com)

Bhayangkara FC, Liga 1 2018, Stadion PTIK

Fasilitas gym di Stadion PTIK
(Indra Eka/JawaPos.com)

Bhayangkara FC, Liga 1 2018, Stadion PTIK

Bench pemain yang dilengkapi kursi seperti jok mobil
(Indra Eka/JawaPos.com)


(ies/JPC)