Mendikbud Jamin UNBK SMP Lancar, Server Mati Ujian Diulang

Mendikbud Jamin UNBK SMP Lancar, Server Mati Ujian Diulang

Operator memeriksa jaringan dan kelengkapan komputer yang akan digunakan dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP Negeri 2 Pontianak, Jumat(20/4).
(HARYADI/PONTIANAK POST/Jawa Pos Group)

JawaPos.com – Para siswa yang mengalami server mati ketika mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) diminta tidak panik. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyatakan UNBK bisa dijadwalkan ulang, jika terjadi gangguan pada server.

Menurut Muhadjir, gangguan server UNBK yang terjadi di beberapa daerah merupakan hal biasa. Oleh karena itu UNBK bisa diulang jika jaringan internet mendadak jeblok. “UNBK bisa diulangi,” kata Muhadjir saat memantau pelaksanaan ujian di Mimika, Senin (23/4).


Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno menambahkan, pihaknya mengaku lega karena kendala server turun dalam UNBK SMP/Mts hari ini bisa segera teratasi. Sempat jebloknya server lantaran penuhnya antrean (overcrowded) saat pengambilan token soal ujian.

Dia pun tak menampik jika kendala server tak bisa diatasi dengan segera. Para siswa bisa mengulang pelaksanaan ujian di hari lain. “Hanya seandainya kendala tadi tak bisa segera diatasi dilakukan jadwal ulang ujiannya. Tapi alhamdulillah kendala bisa diatasi. Jadi tak perlu dijadwal ulang,” jelas Totok.

Sebelumnya, UNBK SMP di sejumlah daerah mengalami gangguan server. Di antaranya terjadi Jakarta, Malang, Pekanbaru, dan Solo. Kejadian itu terjadi selama hampir 45 menit.

Sejumlah peserta di SMA Negri 7 Kota Cirebon mengikuti UNBK beberapa waktu lalu.
(Okri Riyana/Radar Cirebon/Jawa Pos Group)

Server turun saat siswa baru memulai login dan mengambil token soal UNBK. Di sejumlah lokasi, ujian yang seharusnya dimulai pukul 07.00 WIB, baru dilaksanakan pukul 09.00 WIB.


(put/JPC)