Mencoba Spot Snorkling yang Lagi Nge-Hits

Pulau Bawean, Gresik.
Tidak perlu menunggu empat jam perjalanan dari Gresik ke Pulau Bawean. Sejak awal tahun ini, ada maskapai yang melayani penerbangan ke Pulau Bawean dari Bandara Juanda Surabaya. Pantai -pantai di Bawean tentu jauh lebih bersih dari pantai sport snorkeling lainnya. Karena pantai di Bawean belum terjamah oleh banyak wisatawan. Jadi masih eksotis, bersih dan bisa jadi kamu adalah satu-satunya wisatawan yang datang saat itu.

Umbul Ponggok, Jogjakarta.
Berniat wisata ke Jogjakarta? Sekalian aja cobain snorkeling di Umbul Ponggok. Lokasinya di desa Ponggok, Kecamatan Polan Harjo, Klaten. Hanya butuh waktu kurang dari 60 menit dari kota Jogjakarta. Tempat ini merupakan tempat snorkeling air tawar, dimana air ini merupakan mata air. Jadi jangan terkecoh dulu dengan tempat yang seperti kolam renang. Tapi begitu slulup, bisa melihat pemandangan bawah air yang jernih.

Gili Labak, Madura.
Pulau yang hanya dihuni oleh sekitar 35 kepala keluarga (KK) hanya memiliki luas lima hektar. Tapi jangan salah, Pulau Gili Labak yang terletak di Desa Kombang, Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep ini punya keindahan biota bawah laut yang akan memuaskan para penghobi snorkeling dan diving. Selain itu, hamparan pasir putih bersih dan pemandangan laut biru dengan desiran ombaknya yang tenang menambah pesona keindahan pulau yang masih perawan itu.

Pulau Tunda, Serang.
Pulau dengan luas 300 hektar ini masuk dalam Kabupaten Serang, Banten. Untuk mencapai kesini, wisatawan bisa lewat Tol Kebon Jeruk-Merak dan keluar di pintu Tol Serang Timur. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke dermaga kecil bernama Karang Hantu. Selain ada spot untuk snorkeling dan diving, ada juga tempat melihat pemandangan yang penuh dengan ikan lumba-lumba.



Gili Nanggu, Lombok.
Letaknya di barat daya pulau Lombok. Tepatnya Desa Baju Kijuk sekitar 25 kilometer dari kota Mataram. Sayangnya belum ada angkutan umum dengan rute Mataram ke desa itu. Jadi harus menggunakan taksi atau kendaraan pribadi. Untuk mencapai kesitu kita masih harus menyewa perahu nelayan dengan harga sekitar Rp 200 ribu. Namun sesampainya disana, akan terbayar dengan pemandangan karang bawah laut yang mempesona. Usahakan tiba di Gili Nanggu sebelum jam 12 siang, supaya bisa melihat warna biru laut yang lebih “jreng”. (*)


(ina/JPC)