Melantai di BEI, MD Pictures Incar Dana Rp 416 Miliar

Melantai di BEI, MD Pictures Incar Dana Rp 416 Miliar

JawaPos.com – Perusahaan perfilman PT MD Pictures berencana melepas sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Alasannya, industri perfilman Indonesia dalam beberapa terakhir terus berada dalam tren positif. Hal ini dibuktikan dengan minat menonton makin besar.

Tercatat, sepanjang 2017, penonton bioskop Indonesia mencapai sekitar 42,7 juta. Dari jumlah itu, pangsa pasar film Indonesia menguasai sebesar 35 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang baru 37,2 juta penonton, dengan pangsa pasar film Indonesia sebesar 32 persen.

Direktur Utama MD Pictures Tbk Manoj Punjabi mengatakan, melalui pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) ini, pihaknya mengincar dana Rp 416 miliar. Pasalnya, MD Pictures akan melelang sebanyak 1.980.953.000 saham biasa atas nama dengan harga Rp 210 per saham.


Selain itu, MD Pictures juga akan menerbitkan saham baru dalam rangka pelaksanaan konversi Mandatory Convertible Bond (MCB-) senilai Rp 25 miliar atau sekitar 119.047.000 saham biasa atas nama. Saham yang ditawarkan dalam rangka IPO dan saham hasil konversi MCB ini seluruhnya merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan.

“Persentase saham yang ditawarkan oleh perseroan sebanyak 19,45 persen dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh pasca IPO dan konversi MCB,” ujarnya di Hotel Four Season Jakarta, Jumat (13/7).

Manoj menyampaikan, seluruh dana hasil IPO ini akan dipergunakan untuk untuk modal kerja, seperti membiayai penambahan produksi film, kontrak ekslusif (lock up) dengan artis dan sutradara, pengembangan HAKI dan pengembangan film animasi.

Dalam aksi korporasi ini, perusahaan bidang studio perfilman ini, dibantu oleh PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Adapun, masa penawaran awal berlangsung pada 11-17 Juli 2018 dan diharapkan bisa mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 23 Juli 2018. Sementara itu, masa penawaran umum diperkirakanpada 25-31 Juli 2018 dan tanggal penjatahan pada 2 Agustus 2018.

Dimana, tanggal distribusi saham dan refund secara elektronik diperkirakan pada 6 Agustus 2018, serta diharapkan bisa dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Agustus 2018.

Sekedar informasi, pada Februari 2018 perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 89,56 miliar naik 173,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 56,83 miliar. Kenaikan tersebut disebabkan oleh adanya penjualan film dalam bentuk digital sebesar Rp 35,31 miliar dan kenaikan penjualan film melalui layar lebar yang didorong eh film Ayat-ayat Cinta 2.

Sementara itu, per 28 Februari 2018 total aset perseroan tercatat Rp 1.06 triliun. MD Pictures memiliki anak perusahaan yakni PT Studio Tujuh (ST) yang bergerak dalam bidang usaha jada persewaan gedung dan properti untuk kepeluan shooting film.

(mys/JPC)