Megawati Rekom Sri Rahayu Dampingi Anton? Ini Alasannya

Siapa kader PDIP yang bakal disandingkan dengan incumbent Moch. Anton di pilwali 2018? Dari nama dua Sri (Sri Rahayu dan Sri Untari) yang belakangan mencuat sebagai kandidat N2 (sebutan wakil wali kota), sepertinya Sri Rahayu yang mendapat rekomendasi dari Megawati (ketua DPP PDIP).

MALANG KOTA – Siapa kader PDIP yang bakal disandingkan dengan incumbent Moch. Anton di pilwali 2018? Dari nama dua Sri (Sri Rahayu dan Sri Untari) yang belakangan mencuat sebagai kandidat N2 (sebutan wakil wali kota), sepertinya Sri Rahayu yang mendapat rekomendasi dari Megawati (ketua DPP PDIP).

Apa alasan Mega memilih Sri Rahayu, kadernya yang pernah bersaing dengan Anton di pilwali 2013 lalu?

Sumber di internal PDIP menyebutkan, Yayuk, sapaan akrab Sri Rahayu, memenuhi kriteria yang diinginkan Mega. Di antaranya, tidak pernah tersangkut kasus hukum, dianggap loyal, dan mempunyai basis massa.

”Hampir pasti, Yayuk yang direkom (menjadi bakal calon wakil wali kota/bacawawali),” ujar sumber yang menolak namanya dikorankan itu kemarin (2/11).

Bahkan, koalisi Ijo-Abang (Jobang) antara PKB dan PDIP itu sudah menyiapkan slogan untuk pasangan Anton-Sri Rahayu, yakni Ayu (Anton-Sri Rahayu). Slogan tersebut diyakini akan makin mempermudah penggalangan dukungan ke masyarakat.



Lantas, bagaimana dengan Sri Untari? Menurut sumber tersebut, Mega sudah mempunyai rencana untuk Sri Untari. Ketua Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) yang mempunyai ribuan anggota itu akan didapuk menjadi ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Jawa Timur (Jatim), menggantikan Kusnadi.

Sekretaris DPD PDIP Provinsi Jatim Sri Untari menyatakan, dia tidak mengetahui siapa yang bakal mendapatkan rekomendasi. Sebab, itu menjadi kewenangan DPP. ”Bu Mega (Megawati) akan segera memutuskan rekomendasinya untuk siapa. Ya ditunggu saja,” kata Sri Untari saat dikonfirmasi kemarin.

”Dua minggu lagi, ada kepastian pasangan calon yang diusung,” tambah perempuan yang kini menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim itu.

Saat disinggung mengenai slogan Ayu untuk pasangan Moch. Anton dan Sri Rahayu, Untari memplesetkan dengan namanya. ”Anton-Untari juga menjadi Ayu hehe.. Menarik ya slogannya,” jawab mantan anggota DPRD Kota Malang itu, lalu tersenyum.

Untari memastikan, PDIP akan berkoalisi dengan PKB. Linier dengan koalisi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 yang mengusung Saifullah Yusuf (wagub Jatim) sebagai calon gubernur (cagub) dengan Abdullah Azwar Anas (bupati Banyuwangi) sebagai cawagub.

”Sudah pasti akan linear dengan rekomendasi dari pilgub Jatim, sesuai mandat dari DPP PDIP,” kata Untari yang juga anggota DPRD Jatim ini. (asa/c3/dan)