Mebel Rotan Giripurno, Justru Laku di Luar Kota

GIRIPURNO – Tidak hanya hasil pertanian saja yang selama ini dihasilkan warga Kota Batu. Namun, mebel rotan hasil buatan warga di Kota Apel ini juga cukup banyak peminatnya. Salah satunya adalah kerajinan mebel rotan karya Misyadi.

Selama ini, mebel rotan karya warga Dusun Kedung, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, itu banyak dikirim pemesan Malang Raya dan ke luar kota. Seperti ke Tangerang, Surabaya, sampai Bali. Usahanya itu pun kini makin bergeliat.

”Kebanyakan mendapatkan pesanan berupa kursi, sehari bisa membuat 3 sampai 4, tetapi juga tergantung pesanan,” kata Misyadi. Sebelumnya, usaha yang dimiliki pria berusia 55 tahun tersebut cukup besar.
Namun, pada 2007 lalu dia sempat tertipu pembeli sampai Rp 500 juta sehingga bangkrut. Pada 2013 lalu, Misyadi berusaha bangkit kembali. Dengan modal seadanya, usahanya itu perlahan terus tumbuh.

Hasil mebel rotan yang berkualitas membuat para konsumen senang. ”Saya jamin produk ini bisa kuat bertahan hingga 20 tahun lebih,” kata dia. Mebel rotan buatan Misyadi memang berbeda dari umumnya.

Beberapa menggunakan rangka besi, aluminium, dan kayu sehingga kuat. ”Kalau rangka besi atau aluminium saya laskan di teman sesuai permintaan pesanan, tetapi kalau rangka dari kayu saya buat sendiri,” katanya.

Dia menggunakan membuat mebel rotan dengan teknik menganyam. Untuk harga, bervariatif. Seperti satu unit meja dan kursi mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 2,5 juta tergantung tingkat kesulitan.

Pewarta : Nugraha
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro