Mau Pinjam Uang Tanpa Bunga, Tanpa Agunan? Begini Caranya..

KOTA MALANG – Program Ojir (Ojo Percoyo Karo Rentenir) bakal di-launching siang ini. Lewat program ini, Pemkot memberikan fasilitas pinjaman uang tanpa bunga dan agunan kepada warga yang terlilit hutang di bank titil.

Bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan pinjaman dari Ojir?

Yang pertama, calon debitur haruslah orang-orang yang terjerat hutang di bank titil. Tapi hutang itu untuk modal kerja, bukan untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif.

Lembar bukti cicilan ke bank titil itu, disertai dengan KTP, lantas diserahkan ke BPR Tugu Artha Sejahtera di Jalan Borobudur Nomor 18. Tapi bisa juga BPR Tugu Artha Sejahtera yang melakukan jemput bola.

“Setelah itu kami akan memverifikasi data tersebut. Petugas kami akan ke rumah untuk cek kondisi sebenarnya. Juga akan investigasi ke tetangga calon debitur itu. Kami sangat ketat untuk antisipasi NPL (Non Performing Loan) atau kredit macet,” ujar Direktur Utama PD BPR Tugu Artha Sejahtera, Nimas Nunin Anisah, Kamis (5/12).

Proses verifikasi data itu ia perkirakan akan berlangsung selama 1-2 minggu. Lantaran tak hanya BPR saja yang menyambangi debitur, tapi juga dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang. Untuk memastikan apakah debitur termasuk fakir miskin dan dhuafa.

Setelah disetujui kedua lembaga, debitur dipersilakan mengajukan pinjaman. Maksimal Rp 10 juta. Dengan biaya yang timbul 6 persen. Sistem pelunasannya maksimal 24 bulan atau 2 tahun.

Ketua Baznas Kota Malang, H Sapardi mengatakan pihaknya bakal membantu dari sisi dana penyertaan bantuan yang timbul sebesar 6 persen itu. Meliputi biaya materai, listrik, maupun kertas. Dana itu dihimpun dari infaq warga se-Kota Malang.

“Di kami, infaq 9000 ASN saja terkumpul Rp 175 juta. Kami mengelola itu bisa nambah perbulannya Rp 5-10 juta. Dana itu kami salurkan untuk 5 program, salah satunya ekonomi. Dalam program Ojir ini misalnya, debitur wajib masuk dhuafa atau fakir miskin untuk dapat pinjaman,” tegas dia.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Editor : Indra M