Matehatika Hingga Rasa dan Karsa, Romantisme Ala Figura Renata di Kolakomu Fest

KOTA MALANG – Grup musik genre folk, Figura Renata sukses memberi sentuhan kelembutan dan romantisme di gelaran Kolakomu Fest di Balai Merdeka Universitas Merdeka (Unmer) Malang, malam ini (15/11).

Deviasita (vokalis & kibordis) dan Dan Bima Sinatrya (vokalis & gitaris) berhasil menghipnotis penonton dengan syair-syair sendunya. Terutama pada syair single ‘Matehatika’ dan ‘Rasa dan Karsa’.

Gelaran ini sendiri dirancang oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi peminatan Public Relation Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unmer angkatan 2017.

“Pernah patah hati kan? Gimana sih cara kalian keluar dari rasa sesak itu? Pertama caranya, kalian harus menyelamatkan otak kalian. Mari senadakan antara otak dan hati kalian untuk keluar dari rasa sakit itu,” ujar Deviasita sebelum menyanyikan lagu Matehatika.

Antusiasme penonton pun naik kala mendengar kata-kata Devi yang bikin baper itu. “Eh itu ngapain nanhis, ayolah nyanyi bareng,” celetuknya yang disusul alunan musik

“Andai saja pikiran kita sebuah arsip… Dan misal kepala kita proyektor rasa… Mulut menganga… Mata bercahaya… Kuping merekam… Badan menyangga,” nyanyinya dengan mata terpejam.

Tak kalah syahdu, single ‘Rasa dan Karsa’ yang cukuo populer pun mengundang suara nyanyain penonton.

“Dan waktu ku tak lama… semoga bisa bermakna… untuk semesta… tua… renta… senja… sisa perih jemari… mendamba hujan… kala oktober… masih… tersisa jua… rasa pelupuk lara,” nyanyi Devi sebagai lagu penutupnya.

Untuk diketahui Kolakomu Fest tak hanya menghadirkan Figura Renata, namun juga ada penampilan dari band asal Yogyakarta Guyon Waton. Serta sejumlah home band dari FISIP Unmer Malang. Tak ketinggalan 10 stan food and beverages pun tersaji.

“Kami setiap tahun selalu menggelar acara ini. Khususnya acara ini mendukung kurikulum mata kuliah public realtion. Bagaimana anak-anak ini nggak cuma kuliah tapi juga kreatif,” tegas Dekan FISIP Unmer, Dr. Sukardi, M.Si.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu