Masyarakat Bisa Beli SUN Ritel Secara Online Minggu Depan, Berminat?

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Afirman mengatakan, terdapat enam bank besar, dua perusahaan efek, dan satu perusahaan fintech yang mendaftar menjadi distributor dan mengikuti proyek percontohan sistem penjualan SUN ritel online.

“Tim kami bekerja sejak awal 2017. Bicara tentang sistem, IT, regulasi, kerja sama dengan partner,” ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (11/5).

Perlu diketahui, Savings Bond Ritel merupakan salah satu instrumen pembiayaan negara yang ditawarkan kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia. Pemerintah kembali menawarkan SBR kepada masyarakat Indonesia dengan seri SBR003 sebagai alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan.

Adanya sistem pemesanan pembelian secara online merupakan inovasi Pemerintah untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SUN Ritel serta memberi alternatif dari pembelian secara offline. “Jadi ini sudah bisa dibeli via smartphone maupun apps,” tuturnya.

Dia menjelaskan, seri SBR003 ini berbeda dengan seri sebelumnya, yakni SBR002. Dari nilai minimum order, batasan pada SBR003 diturunkan dibandingkan sebelumnya dari Rp 5 juta menjadi Rp 1 juta. Tak hanya itu, maximum ordernya juga diturunkan dari sebelumnya Rp 5 miliar menjadi Rp 3 miliar.

“Jadi ini agar lebih mudah dijangkau oleh masyarakat maupun ritel,” kata dia.

Rencananya, SBN ini mulai bisa dibeli pada 14 Mei 2018 sampai dengan 25 Mei 2018. “Jadi kita akan buka selama dua minggu,” tutupnya.


(hap/JPC)