Massa Aksi 22 Mei dari Malang Dipulangkan Polisi

KOTA MALANG – Minggu siang lalu, (19/5) Polres Malang Kota berhasil mengamankan satu buah bus besar berwarna hitam berplat AD 1528 AR di kawasan SMAN 9 yang diduga mengangkut massa aksi dalam agendi people power menolak hasil rekapitulasi KPU yang diserukan dilakukan 22 Mei 2019 esok.

15 orang yang berhasil diamankan Polres Malang Kota tersebut sebelumnya diamankan di Mapolres Makota beserta kendaraan mereka yakni bus uyang mereka tumpangi.

“Semalam 15 orang tersebut semua sudah didata, kita periksa dan dari para masyarakat yang diamankan sudah memberi pernyataan bahwa mereka tidak jadi berangkat ke Jakarta,” tandas Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri.

Polres Malang Kota sendiri sudah mulai menyiagakan personel sejak tanggal 18 Mei 2019 kemarin. Dengan atensi utama pengamanan jelang Hari Raya Idul Fitri dan juga aksi massa menuju jakarta dalam rangka people power 22 Mei.

“Untuk menyikapi gerakan people power ini kita terus laksanakan Patroli Gabungan, dengan menggandeng Satpol PP,” tandas Asfuri.

Hal ini menurutnya sebagai langkah antisipasi agar polisi tidak kecolongan. “Tapi kita tetap berharap dan berdoa semoga di Kota Malang dan seluruh Indonesia tidak ada gejolak people power,” tutupnya.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia