Masih Bau Hangus, Pelayanan di Kemenhub Tetap Beroperasi

Masih Bau Hangus, Pelayanan di Kemenhub Tetap Beroperasi

JawaPos.com – Lobby Gedung Karya, Kompleks Kementerian Perhubungan mulai dibersihkan jelang azan Magrib, Minggu (8/7). Ada belasan orang secara bergantian mengepel lantai yang pekat dan licin itu.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, Gedung Karya yang terdapat titik api terlihat gelap gulita. Di depan lobi tersebut terdapat alas kaki yang semula berwarna merah menjadi hitam.

Bau hangus pun masih sangat menyengat. Jejak kaki juga terlihat dimana-mana. Sementara di sampingnya, Gedung Cipta, terlihat masih beroperasi.

Sebab, lampu di gedung tersebut masih terlihat menyala. Begitu pula Gedung Karsa yang tepat berada di Gedung Karya.

Kendati demikian, kegiatan pelayanan di kantor Kementerian Perhubungan katanya akan tetap beroperasi besok, Senin (9/7).
“Kemenhub menjamin pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan termasuk proses perizinan akan berjalan secara normal,” kata Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono di lokasi, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Minggu (8/7).

Untuk memastikannya, pejabat di Kementerian Perhubungan pun akan membicarakan mengenai operasional kerja tersebut malam ini. “Saat ini kami sedang lakukan konsolidasi agar besok kita bisa melaksanakan kegiatan senormal mungkin,” sebut Djoko.

Sementara itu, Kepala Polisi Resor Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Pol Roma Hutajulu mengatakan, titik api diduga berasal dari ruang CCTV. “Kepulan asap tebal diduga dari ruang kabel CCTV, P1 di Gedung Kemenhub,” kata dia.

Adapun kejadian ini bermula sekitar pukul 03.30 WIB. Menurut keterangan sejumlah saksi, kepulan asap semula terlihat dari lantai 6.

Sekitar pukul 06.30 WIB, petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap para korban yang berada di TKP. Dari peristiwa ini, 20 orang menjadi korban.

17 diantaranya selamat sementara tiga lainnya meninggal dunia karena keurangan oksigen. Yakni, MRE, 29, PNS Kemenhub warga Jatibening Baru, Pondok Gede, Bekasi yang ditemukan di lantai 5.

Kemudian K yang ditemui di lantai 12, saat ini belum diketahui identitas lengkapnya. Terakhir, S yang ditemukan di lantai 18 dan juga belum diketahui identitasnya.

(dna/JPC)