Masa Liburan, Sampah untuk Suroboyo Bus 1,26 Ton

Masa Liburan, Sampah untuk Suroboyo Bus 1,26 Ton

JawaPos.com – Selain tempat wisata, Suroboyo Bus menarik animo warga saat libur Lebaran kemarin. Hal itu terbukti banyaknya jumlah sampah botol plastik dari para penumpang. Dalam kurun waktu sekitar sepekan, sampah botol plastik terkumpul hingga 1,26 ton.

Ribuan botol sampah plastik tersebut kini dipilah di tempat pengolahan sampah (TPS) dengan sistem 3R (reuse, reduce, and recycle) di Kelurahan Osowilangun, Kacamatan Benowo. Banyaknya jumlah sampah itu didapat mulai Minggu (2/6) hingga Minggu (9/6). “Memang jumlahnya naik, tapi tidak signifikan,” ucap staf seksi pemanfaatan sampah dan limbah Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Dwi Cahyono, Jumat (14/6).

Dwi menuturkan, selama libur sepekan tersebut, jumlah sampah Suroboyo Bus fluktuatif. Tidak setiap hari naik. Misalnya, hari H Idul Fitri (5/6), botol plastik yang terkumpul hanya 60,41 kilogram. Angka tersebut turun jika dibandingkan dengan hari normal sebelum liburan. Termasuk pada Kamis (6/6), tidak terlalu banyak jumlah penumpang. Sampah yang terkumpul hanya 77,76 kilogram. Namun, kata Dwi, setelah H+1 warga yang naik transportasi masal Kota Pahlawan itu terus naik.

Puncaknya terjadi pada Sabtu (8/6), yakni sampah hampir menembus 2,5 kuintal (250 kg). Begitu juga menjelang berakhirnya cuti bersama. Jumlah botol plastik yang terkumpul pada Minggu (9/6) itu sekitar 2,1 kuintal (210 kg). Dengan demikian, jika ditotal selama seminggu, sampah pembayaran Suroboyo Bus tembus 1,26 ton. “Saat libur panjang, warga memang antusias naik Suroboyo Bus,” terangnya.



Seluruh sampah Suroboyo Bus dikumpulkan di TPS 3R Osowilangun. Dwi menambahkan, puluhan hingga ratusan kilogram botol plastik itu didapat dari tempat pengumpulan sampah di beberapa halte. Di antaranya, halte park and ride di Jalan Mayjen Sungkono, halte Jalan Rajawali, dan halte di Terminal Purabaya.

Dari beberapa titik tersebut, setiap hari sampah akan diangkut menjadi satu dan dibawa ke TPS 3R Osowilangun. Di sana sampah dilakukan penimbangan dahulu, kemudian dipilah. Pemilihan itu bertujuan memisahkan beberapa jenis macam botol. Misalnya, botol air mineral dan soft drink harus dipisahkan. Begitu juga ukuran besar kecilnya.

Termasuk akan digolongkan juga warna botolnya, bening apa tidak. Mulai tutup botol hingga label kemasannya juga dipilah. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan permintaan pasar. Maklum, nanti sampah penumpang Suroboyo Bus itu dijual sesuai mekanisme.

Dia menambahkan, hingga saat ini total sampah Suroboyo Bus yang terkumpul di TPS 3R Osowilangun mencapai 23,1 ton. Sampah itu dikumpulkan sejak awal dibukanya tempat pengolahan sampah tersebut pada Januari lalu.