Ma’ruf Amin Dinilai Kurang Ideal Jadi Cawapres Jokowi | JawaPos.com

Ma'ruf Amin Dinilai Kurang Ideal Jadi Cawapres Jokowi | JawaPos.com

JawaPos.com – Nama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin menjadi salah satu kandidat cawapres Joko Widodo (Jokowi). Meski memiliki jaringan cukup luas dan dekat dengan Islam, namun nama ini dinilai kurang ideal sebagai pendamping petahana.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura kubu Oesman Sapta Odang (OSO) Petrus Selestinus, Jokowi lebih memerlukan figur muda sebagai wakil. Lebih muda dari Ma’ruf Amin tentunya yang telah menginjak usia 75 tahun.

“Ma’ruf Amin lepas dari segala kebesarannya, dia sudah tua. Tidak pas untuk kebutuhan bangsa ini,” katanya saat dihubungi Sabtu (28/7).

Di samping itu, Petrus melihat pengalaman Ma’ruf Amin dalam panggung politik masih minim. Tentu saja itu tidak cukup untuk menambal elektoral Jokowi.



Oleh karena itu, alih-alih menjadi cawapres Jokowi, menurut Petrus, Ma’ruf Amin lebih cocok menjadi guru bangsa. Sosoknya juga sangat dibutuhkan untuk menjadi perekat umat.

“Sebaiknya (dia) menjadi figur tempat bertanya tokoh-tokoh bangsa. Kan ini lebih baik, lebih elok,” imbuh Petrus.

Lebih lanjut dia menegaskan, figur pendamping Jokowi di 2019 haruslah tokoh yang bisa berlari kencang, mengimbangi energiknya mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Dengan demikian, wakil presiden benar-benar bisa membantu menyelesaikan janji-janji kampanye.

“Harus bisa menunjang dan memperlancar visi Presiden Jokowi. Jadi, kalau ditunjang dan dibantu wakil presiden yang masih segar bugar, lebih baik,” pungkasnya.

(gwn/JPC)