Marcus/Kevin Sempat Merasa Tak Enak Sebelum Lolos ke Final

Marcus/Kevin Sempat Merasa Tak Enak Sebelum Lolos ke Final - JPNN.COM

RADAR MALANG ONLINE, KOWLOON – Duo Minions, Marcus Fernaldi dan Kevin Sanjaya kembali unjuk gigi saat berhadapan dengan ganda Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen di semifinal Hong Kong Open superseries 2017.

Pada pertandingan di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Sabtu (25/11) malam WIB itu, Marcus/Kevin menang rubber game dengan 21-13, 16-21 dan 21-13.

Di game pertama, Marcus/Kevin memimpin dengan 11-9. Tanpa kendala berarti di lapangan, Marcus/Kevin terus melaju hingga menang 21-13. Pada game kedua, ranking satu dunia ini tertinggal tipis pada jeda interval dengan 8-11 dan 13-16. Marcus/Kevin terus berada di bawah tekanan lawan hingga akhirnya kalah 16-21.

“Kami enggak terlalu mikir poinnya. Fokus satu-satu dulu. Sama saya tenangin juga. Tadi sempat enggak enak di lapangan, bola-bola atas enggak pas terus mau dismes. Jadi tenangin itu dulu, jangan sampai down,” kata Marcus, seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

Di game penentu, Marcus/Kevin mencoba membalas kekalahannya di game kedua. Setelah unggul 13-8, Kevin/Marcus melesat dengan 17-11 hingga menang 21-13. “Pokoknya tahan terus dan saling support aja di lapangan. Saya mencoba melakukan yang terbaik saja,” tambah Kevin.

Pertemuan keduanya baru saja terjadi di China Open superseries Premier 2017, pekan lalu. Saat itu Marcus/Kevin berhasil membukukan kemenangan dua game langsung dengan 21-14 dan 21-18. “Di China Open anginnya dan bolanya lebih stabil. Kalau di sini kadang suka belok-belok sedikit. Jadi harus lebih hati-hati,” kata Marcus.

Di babak final, Marcus/Kevin akan berhadapan dengan Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark). Rekor pertemuan mereka sejauh ini imbang 2-2, dengan dua kemenangan terakhir berhasil diamankan oleh Kevin/Marcus, yaitu pada All England 2017 dan India Open 2017.

“Buat besok nggak ada persiapan khusus. Karena kondisi lapangan beda dengan di Tiongkok. Harus lebih siap aja, karena lawan juga nggak mudah. Apapun yang terjadi di lapangan harus tenang dan tetap mengontrol pertandingan,” ujar Kevin. (adk/jpnn)