Marah Dibangunkan untuk Salat, Perawat Tikam Ayah dengan Pisau Dapur

JawaPos.com – Seorang perawat di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) tega menghabisi nyawa ayahnya lantaran emosi dibangunkan salat, pada Sabtu (1/6). Perawat berinisial HN, 30, itu mengamuk dan menusuk ayahnya, MN, 64, dengan menggunakan pisau dapur.

Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) AKBP Purnama mengatakan, kejadian berawal saat MN membangunkan HN untuk melaksanakan salat. HN yang merupakan seorang perawat di salah satu rumah sakit di Mataram, NTB itu tidak terima dengan perlakuan sang ayah. Ia langsung pergi ke dapur mengambil pisau.

“Korban membangunkan pelaku untuk salat Ashar. Tidak terima dibangunkan, pelaku mengambil pisau dapur langsung menusuk korban yang mengakibatkan korban terluka parah. Kejadiannya pukul 16.00 WITA,” katanya dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Selasa (4/6).

Purnama menambahkan, korban sempat dilarikan ke RSAD Mataram, namun nyawanya tidak tertolong. “Pelaku sudah berhasil diamankan oleh jajaran Polres Mataram,” tambah Purnama.