Mapolsek Rawan DBD, Gelar Fogging Masal

KOTA BATU – Kewaspadaan terhadap serangan demam berdarah dengue (DBD) ditingkatkan menjelang musim hujan. Tak hanya di lingkungan perumahan warga, gedung mapolsek juga di-fogging karena berpotensi menjadi sarang berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti. Seperti yang berlangsung di Polsek Junrejo kemarin siang (20/9).

Pengawal Pengasapan dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Hasta Brata Tingkat IV Kota Batu Herianto menyatakan, fogging dilakukan untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang bisa menyebabkan DBD. ”Sekarang ini kan mulai hujan, jadi ini sebagai pencegahan agar para petugas kepolisian terhindar dari DBD,” ungkap dia.

Dia menjelaskan, dalam setahun dilakukan dua kali fogging. Yang pertama dilakukan pada awal tahun saat musim hujan masih berlangsung. ”Yang sekarang ini untuk yang kedua, yakni akhir musim kemarau menjelang musim hujan,” ungkap PNS yang juga menjadi staf keamanan RS Bhayangkara tersebut. Fogging ini, Herianto melanjutkan, sudah dilakukan sejak dulu. Ini adalah kerja sama antara Polda Jawa Timur dengan Rumah Sakit Bhayangkara.

Dia melanjutkan, tujuannya agar petugas kepolisian bisa terhindar dari DBD. ”Karena kan tugas para polisi ini memberikan layanan, agar layanan tidak terganggu,” ungkap dia. Kemarin, proses fogging dilakukan mulai dari Polsek Ngantang, Pujon, Bumiaji, Junrejo, dan Polres Batu. ”Insya Allah sehari selesai kami fogging semuanya,” kata dia. Dia menyebut, yang mendapat giliran terakhir adalah Mapolsek Kasembon.

Lebih lanjut, yang menjadi sasaran fogging adalah lingkungan sekeliling mapolsek dan juga Polres Kota Batu. ”Karena nyamuk ini banyak berkembang di tempat seperti pekarangan, tumbuhan, dan di sekitar genangan air,” ungkap Herianto. Selain upaya fogging, pemeriksaan berkala dari rumah sakit terhadap anggota juga rutin dilakukan.

Pewarta: Aris Dwi
Copy Editor: Amalia
Penyunting: Ahmad Yani
Foto: Falahi Mubarok