Mapolsek Dibakar, Satu Remaja Tewas Tertembak

Dua Tewas di Kampus AS

JawaPos.com – Dipicu penangkapan seorang terduga pelaku pemalakan, puluhan orang mendatangi dan kemudian membakar Mapolsek Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua. Satu unit mobil warga dan dua kios ikut terlalap si jago merah dalam rangkaian kejadian itu.

“Untung, tidak ada anggota kami yang menjadi korban,” ungkap Kabidhumas Polda Papua Kombespol A.M. Kamal kepada awak media di Media Center Polda Papua kemarin (22/5).

Polisi membantah ada korban jiwa sebagai buntut kejadian tersebut. Namun, menurut pastor setempat, seorang remaja 18 tahun Yulius Mote tewas tertembak dalam rangkaian penyisiran yang dilakukan polisi setelah mapolsek dibakar.

Yulius, kata Pastor Santon Tekege dari gereja setempat, ditembak mengenai otak kecil hingga tembus ke mata. “Selain itu, ada warga bernama Melianus Dogopia yang ditembak aparat di bagian paha dan masih mendapat perawatan medis,” bebernya.



Santon menyayangkan kasus penembakan tersebut. Aparat keamanan, tutur dia, seharusnya mengedepankan dialog agar terjadi perdamaian. “Pihak gereja tidak menerima tindakan seperti ini,” katanya.

Kejadian itu berlangsung pada Selasa (21/5) sore waktu setempat. Menurut Kamal, insiden diawali penangkapan seorang warga berinisial MG. Mengutip Cenderawasih Pos, MG ditangkap karena diduga melakukan pemalakan terhadap sopir di Jalan Poros Kampung Wagete II sekitar pukul 17.00 WIT.

Tidak lama kemudian, seorang anggota Polsek Tigi tiba di lokasi dan berusaha menghentikan aksi pelaku. Namun, pelaku justru marah dan kemudian menyerang serta merusak kaca mobil patroli yang dikendarai polisi.

Pelaku kemudian kembali ke rumahnya. “Sekitar pukul 18.00 WIT, tiga anggota polsek tiba di rumah pelaku dan berusaha mengamankan pelaku. Namun, pelaku melawan menggunakan busur panah,” jelas Kamal.

Melihat adanya perlawanan dari pelaku, lanjut Kamal, tiga anggota kemudian melepaskan tembakan peringatan. Namun tidak digubris. “Untuk menyelamatkan diri, anggota kemudian melumpuhkan pelaku dengan melepaskan tembakan ke arah paha,” katanya.

Pelaku, menurut Kamal, sudah dibawa ke RSUD Nabire untuk mendapatkan perawatan medis. Saat disinggung adanya warga sipil yang tewas dalam insiden pembakaran Mapolsek Tigi, Kamal membantah. “Saat ini anggota Polres Paniai dan Brimob Nabire masih berupaya menjaga keamanan di Wagete dan situasi di Deiyai tetap kondusif,” ucapnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (fia/ade/nat/c9/ttg)