Mantan Rektor UMM Kembali Jadi Menteri Jokowi

JAKARTA – Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof Dr Muhadjir Effendy kembali menduduki posisi menteri. Namun berbeda dengan periode sebelumnya di mana Muhadjir menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), kali ini Muhadjir dipercaya menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Posisi baru untuk Muhadjir ini diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo pagi ini. “Prof Muhadjir Menko PMK. Yang akan mengawal akselerasi pengentasan kemiskinan, toleransi dan revolusi mental,” kata Jokowi.

Sebagai Menko PMK, Muhadjir nantinya akan mengordinir delapan kementerian. Antara lain Kementerian Agama, Kemendikbud, Kemenristek, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Ini berarti, Muhadjir memiliki tanggung jawab yang lebih besar ketimbang sebelumnya. Posisinya pun sejejar dengan Mahfud MD yang jadi Menko Polhukam, Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian), dan Luhut Binsar Panjaitan (Menko Kemaritiman).

Sebagai informasi tambahan, Muhadjir pernah menjadi Rektor UMM selama tiga periode. Yakni 2000-2004, 2004-2008, serta 2008-2016.

Sejak 2016, Muhadjir dipercaya menjadi Mendikbud menggantikan posisi Anies Baswedan. Adapun, posisi Menko PMK sebelumnya diisi oleh Puan Maharani yang kini menjadi Ketua DPR RI.

Editor : Indra M